Didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), 'Salawaku' akan ditayangkan di bioskop pada 23 Februari 2017. Film ini merupakan film debut dari sutradara Pritagita Arianegara.
Dukungan Bekraf terhadap film ini salah satunya berupa perluasan kehadiran layar.
"Bekraf mendukung semangat yang melatari hadirnya film ini. Karena kehadiran film semacam 'Salawaku' sangat penting agar masyarakat Indonesia dapat memahami budaya Indonesia," ujar Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik di acara jumpa pers yang diadakan di Gedung Kementrian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Saras/detikHOT |
"Yang bisa saya sampaikan, saya tidak terbayang film 'Salawaku' akan sejauh ini. Ketika ide ini datang kepada saya, saya melakukan riset terlebih dahulu, melihat materi apa yang bisa disuguhkan di sana," ujar sang sutradara, Pritagita Arianagera di kesempatan yang sama.
Sesuai dengan latarnya, film ini melibatkan 80 persen pemain maluku di dalamnya yang berdialog dengan bahasa daerah di dalamnya.
Sebelum naik ke layar bioskop, 'Salawaku' telah lebih dahulu berjaya di festival film, baik lokal maupun mancanegara. Salah satunya adalah pada ajang Tokyo International Film Festival (TIFF).
Selain itu, film ini juga meraih nominasi Film Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) sekaligus memenangkan Piala Dewantara untuk kategori Film Panjang Bioskop Terbaik dalam perhelatan Apresiasi Film Indonesia (AFI).












































Foto: Saras/detikHOT