Meski sering terlupakan untuk diulas, tak dapat dipungkiri bahwa kemasan album merupakan salah satu hal yang membuat pendengar memiliki alasan lebih untuk memiliki album fisiknya di era yang serba digital ini. Musik dan artwork telah menjadi satu kesatuan untuk membuat album menjadi begitu menarik.
Mari kita simak 10 artworks musik terHOT versi detikHOT.
Dramaturgi Underground - Morfem
|
Foto: Dok. Instagram Morfem Band
|
Digarap oleh 10 seniman, album ini tak hanya memiliki artwork untuk cover depan saja, namun juga keseluruhan lagu yang ada di dalam album. Adalah Aprilia Apsari, Farid Stevy, Ricky Malau, Marishka Soekarna, Argy Pradipta, Ahmad "Djali" Rizzali, Reza Pradipto, Gama Dwisetya, Ahmad "Madfire" Muarif, dan Rato Tanggela yang menggarap ilustrasi dari artwork album tersebut.
Arasemen Ulang Lagu Orisinil dari Film Tiga Dara - Various Artist
|
Foto: Dok. Arasemen Ulang Lagu Orisinil dari Film Tiga Dara
|
Mirip dengan poster asli film tersebut, artwork album tersebut menampilkan ilustrasi dari wajar Aprilia Apsari, Aimee Saras, dan Bonita yang menyanyikan kembali lagu 'Tiga Dara'. Artwork garapan Aprilia Apsari ini begitu terkesan vintage.`
Generation Y - Kunto Aji
|
Foto: Dok. Kunto Aji
|
Sampul dari album tersebut berwarna putih dengan sticker kecil bergambar dua tangan yang tengah memainkan smartphone, akan tetapi di dalam kemasan album terdapat sticker-sticker yang dapat digunakan pemilik album untuk mendesain sendiri dan berubah sampul album tersebut. Ide yang menarik, bukan?
Intuisi (Single) - Yura Yunita
|
Foto: Dok. Yura Yunita
|
Dengan foto hitam putih dan sentuhan warna-warni membuat artwork dari single yang akan menjadi jembatan bagi album kedua Yura ini terasa begitu hidup.
City J - Elephant Kind
|
Foto: Dok. Twitter Elephant Kind
|
Menurut Elephant Kind, ungkapan bahwa album ini diibaratkan bagai emas adalah karena proses dan persiapan dari album ini yang cukup panjang.
Parahita - DDHEAR
|
Foto: Dok. DDHEAR
|
Namun, yang tak kalah menarik adalah artwork dari album ini. Dengan perpaduan warna-warna pastel yang lembut, mulai dari warna merah muda, biru, hingga merah, balutan artwork dari 'Parahita' terasa begitu manis.
Rupanya artwork menjadi hal penting bagi mereka, tak hanya tampil di album, pada konsernya di bulan April lalu, DDHEAR turut menggelar pameran artwork dan fotografi dari karya-karya yang dianggap mampu merepresentasikan mereka.
|
Foto: Dok. Tompi
|
Dihiasi dengan foto-foto hitam putih, kemasan dari album ini tampak elegan.
Berkunjung ke Kotamu (Single) - The Rain
|
Foto: Dok. The Rain
|
Tak hanya itu, font tulisannya pun menambah kuat kesan retro yang coba dihadirkan.
Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti - Banda Neira
|
Foto: Dok. Banda Neira
|
Dengan warna putih serta lukisan yang sepertinya dibuat dengan kuas. Sampul album tersebut dihiasi dengan gambar bunga-bunga warna kuning dan ungu. Sederhana namun terasa begitu mewakili musik lembut dan dibalut lirik puitis dari band yang memutuskan untuk bubar di akhir 2016 lalu ini.











































