detikHot

movie

'Operation Chromite': Pecahnya Perang di Daratan Korea

Jumat, 16 Sep 2016 15:19 WIB Nicky Adisha - detikHot
Foto: IMDB Foto: IMDB
Jakarta - Tak terduga, tegang, dan akting yang fantastis adalah kata-kata yang pas untuk menggambarkan 'Operation Chromite'. Setelah sukses memuncaki Box Office Korea Selatan bulan Juli lalu, film ini telah datang ke Indonesia.

Film produksi CJ Entertainment ini mengambil kisah nyata perang Korea yang dikenal dengan sebutan "Battle of Inchon". Film tersebut diperankan oleh pemain papan atas Korea, yaitu Lee Jung-jae, Lee Bum-soo, dan Jin Se-yeon.

Tidak ketinggalan, 'Operation Chromite' juga membawa aktor Hollywood sebagai bintangnya. Salah satunya adalah Liam Neeson sebagai Douglas MacArthur.

Sebagai sutradara, John H.Lee menggambarkan 'Operation Chromite' sebagai kode nama Pertempuran Incheon yang berlangsung pada 15 September 1950, tak lama setelah Perang Korea pecah pada 25 Juni. Kala itu pasukan PBB mendarat di pelabuhan Korea Selatan dalam melawan Korea Utara yang komunis.

Serangan itu dimulai dengan kode "X-Ray". Serangan di bawah naungan Jenderal MacArthur ini berisi 8 tentara Korea Selatan dikirim ke Incheon untuk menyusup ke teritori tentara Korea Utara.

Pemimpin unit X-Ray, Jang Hak-Soo memulai misi ini dengan bertemu Lim Gye-Jin (Lee Bum-soo), komando Korea Utara basis Incheon. Setiap pertemuan keduanya terasa dramatis dan tidak terduga apakah kedok Jang dan 7 tentara lainnya akan terbongkar atau tidak. Yang pasti perjalanan unit X-Ray tidak semulus itu.

Apakah unit X-Ray berhasil membongkar strategi Korea Utara ke MacArthur? Apakah Jang Hak-soo dan 7 tentara lainnya selamat menjadi intel? Temukan jawabannya di film 'Operation Chromite' yang tayang mulai Kamis (15/09/16) kemarin di jaringan bioskop CGV Blitz di seluruh Indonesia.
(dar/dar)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com