"Senjata itu sudah dipastikan dummy. Kalau adegan api dapat efek. Semua properti disediakan tim art. Intinya saya tidak mengizinkan senjata asli," tegas Belgant usai menggelar jumpa pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2016) malam.
Lebih lanjut Belgant menambahkan, para aktor dalam film tersebut hanya menerima pelatihan bagaimana cara memegang senjata api yang asli dan benar. Perwakilan dari Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin), Barata, juga mengatakan tidak sembarangan film bisa menggunakan senjata api sungguhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot tersandung masalah kepemilikan senjata api di kediamannya di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dalam rumahnya, ditemukan beberapa peluru dan senjata api. Adanya masalah ini tentu memunculkan tanda tanya tentang proses pembuatan film 'D.P.O'.
Dalam film ini, Gatot yang juga merupakan produser menjadi pemeran utama. Memerankan tokoh Kapten Sadikin yang berusaha membongkar ulah gembong kriminal, Satam yang diperankan oleh Toro Margens. (pus/wes)











































