detikHot

movie

Festival Film Bandung ke-29 Bertajuk 'Berjaya di Tanah Legenda'

Rabu, 31 Agu 2016 10:41 WIB Masnurdiansyah - detikHot
Foto: Ketua Dewan Pembina Forum Film Bandung Periode 2014-2017 Chand Parwez Servia /Masnurdiansyah
Bandung - Malam puncak Festival Film Bandung (FFB) akan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2016 di Kota Bandung. FFB tahun ini merupakan festival ke 29.

"FFB paling konsisten, 29 tahun secara berturut-turut terus dilaksanakan tanpa jeda. Mungkin bisa dikatakan festival film paling lama dan tertua kalau melihat dari konsistennya," ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Selasa (30/8/2016).

Menurut Aher, sapaannya, Pemprov Jabar mendorong agar FFB rutin berlangsung tiap tahun. Ia menyatakan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendorong industri perfilman tanah air.

"Harus membangun karakter anak bangsa bukan merusak karakter, ini pesan untuk para pelaku industri perfilman di tanah air. Kita budayakan film kita, ini salah satu cara untuk membentuk revolusi mental," pesannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Forum Film Bandung Periode 2014-2017 Chand Parwez Servia mengungkapkan, FFB yang setiap tahun dilaksanakan ini selalu mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Jabar.

"Beliau ini tidak pernah surut selama menjadi Gubernur untuk selalu hadir di acara puncak. Untuk tahun lalu dia absen karena ada acara lain," ucapnya di lokasi yang sama.

Chand mengungkapkan, festival ini berangkat dari tingkat daerah, hingga menjadi besar. FFB bukan hanya milik Jabar saja, namun juga menjadi milik nasional. Penghargaan yang diberikan dalam FFB diakui internasional.

"Kemudian penghargaannya pun diakui sebagai penghargaan tingkat internasional," lanjutnya.

Konsep tahun ini menurut Chand akan lebih banyak kejutan. Terlebih konsepnya pun akan menerapkan kebudayaan Sunda. Konsep tersebut akan terlihat lebih kental dan kuat pada pelaksanannya nanti.

"Akan banyak kejutan kita lihat saja nanti. Dan untuk tema tahun ini kita ambil 'Berjaya di Tanah Legenda', kalau tahun lalu temanya 'Berjaya'," kata dia.

Dirinya menilai, tema tersebut diambil karena Jabar merupakan salah satu wilayah yang melahirkan legenda dari berbagai bidang, baik itu olahraga maupun film yang dibuat di Jabar. Melalui tema tersebut dirinya ingin Jabar menjadi kiblatnya untuk industri perfilman tanah air.

"Kalau film salah satunya Lutung Kasarung masih inget kan, itu sebuah legenda besar dari Jabar, tentu masih banyak lagi legenda lainnya. kita dekatkan kalimat 'berjaya' ini dan kita jadikan Jabar betul-betul sebagai tanah legenda," ujar Chand.


(doc/doc)

Photo Gallery

screenshoot-movie

.
.

screenshoot-movie

.
.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com