Berperan dalam film tersebut cukup menguras banyak energi bagi BCL. Ia tak hanya mendalami peran lewat skenario, tapi juga menjalani latihan agar tampak total sebagai seorang atlet.
"Karena saya dikasih waktu yang pendek buat latihan. Karena aku gantiin Dian Sastro, jadi kalau yang lain punya waktu 3 bulan tapi aku cuma 5 hari dan itu latihan intensif benar-benar setiap hari," ujar BCL saat ditemui di acara peluncuran teaser poster dan trailer '3 Srikandi' di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awal panahan tangan bengkak. Teknik yang emang belum terlalu bener. Memang kalau lagi capek, goyang dikit jadi kena. Tangan biru. Jadi awal syuting pakai make-up buat hilangin lebamnya," tuturnya lagi.
Meski mengalami kesulitan, BCL akhirnya bisa memanah dengan benar sesuai tuntutan perannya di film. Ia pun kini mengaku ketagihan dengan olahraga tersebut.
Aksi ibu satu anak ini sebagai Nur Fitriyana atlet panah profesional di tahun 1988 pun dapat disaksikan dalam hitungan bulan di layar lebar. Rencananya film '3 Srikandi' yang juga dibintangi Tara Basro dan Chelsea Islan itu akan tayang 4 Agustus mendatang.
(doc/doc)











































