Sepanjang 1-13 April kemarin, Toto's Film Making Class 2016 berhasil mengumpulkan siswa-siswi SMA yang mempunya keinginan berkecimpung di dunia layar lebar. Mereka berasal dari SMAN 22 Bandung, SMA Labschool UPI Bandung, SMK Pasundan 3 Bandung, SMAN 4 Bandung dan SMA PGRI 1 Bandung.
Bersama para profesional seperti Salman Aristo, Arief Ash Shiddiq, Cesa David Luckmansyah, Lance Mengong, Ardy Octaviand, Wisnu Surya Pratama, Prima Rusdi, Chandra Endroputro, Aghi Narottama, Sammaria Simajuntak dan Anto Sinaga, para siswa dibina untuk menghasilkan sebuah karya film sendiri. Dan hasilnya? Cukup memuaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, setelah ditayangkan untuk umum pada 13 April kemarin di CGV Blitzmegaplex, Paris Van Java, film-film tersebut juga diperkenalkan kepada rekananan CGV Blitzmegaplex. Mereka adalah CJ CGV (jaringan bioskop di Korea) dan KOICA (Korea International Cooperation Agency).
Toto's Film Making Class 2016 merupakan satu rangkaian dari tahun pertamanya, 2014 lalu. Selama dua tahun terakhir, mereka telah melakukan pelatihan pembuatan film sebanyak empat kali.
(mif/doc)











































