Berperan sebagai pria yang dikisahkan diam-diam jatuh cinta pada sosok perempuan yang lekat dengan ungkapan 'Habis Gelap Terbitlah Terang' tersebut, Chicco harus bisa menyesuaikan diri dengan sosok bernama SaRwadi yang ia perankan.
Salah satunya bisa bicara dalam bahasa Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung tim produksi cukup membantu aktor berdarah Batak ini dalam mendalami bagian demi bagian pendalaman peran yang harus ia lakukan. Diproduseri oleh Lukman Sardi, 'Surat Cinta untuk Kartini' terinspirasi dari sosok Kartini yang senang menuangkan segala hal yang ia rasakan lewat tulisan.
Diakui Lukman, sosok tukang pos bernama Sawardi dalam film adalah fiksi.
"Sejarahnya tidak dirubah, kita nggak bikin Sarwadi menikah dengan Kartini, jadi buat gue sendiri sebagai produser nggak ada beban kita tetap pakai sejarah yang ada jadi nggak mengubah sejarah,' tutur Lukman. (doc/doc)











































