Rob Gilby, sebagai Managing Director The Walt Disney Company SEA, memiliki cara sendiri untuk menyambut kehadiran 'Star Wars: The Force Awakens' di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar beragam kegiatan di sejumlah mall seperti Senayan City hingga Mall Taman Anggrek, juga penjualan merchandise dan bekerja sama dengan brand-brand lokal.
Gilby berusaha untuk membuat para penggemar 'Star Wars' di Indonesia merasakan sensasi film, tak hanya ketika menonton, namun juga sebelum dan sesudah film ditayangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, 'Star Wars' tak hanya akan dikenal sebagai film, namun juga salah satu bentuk gaya hidup. Dimulai dengan hadirnya beragam lini busana yang bekerjasama dengan 'Star Wars' dan Lucas Film.
![]() |
"Fashion adalah salah satu kunci dalam produk terbaru 'Star Wars'. Kami bekerja sama dengan desainer lokal, di Indonesia contohnya dengan desainer batik, hingga aksesoris fashion. Kami juga beberapa waktu lalu menggelar acara peragaan busana dengan salah satu stasiun TV swasta di Indonesia dan mengundang para desainer lokal untuk menciptakan sebuah karya bertemakan 'Star Wars'," lanjutnya.
Gilby pun mengajak band Nidji untuk ikut mempromosikan 'Star Wars' kepada seluruh fans dan para pecinta musik di Indonesia. Nidji diundang untuk merancang kreasi helm Stormtrooper, bersama sejumlah selebriti lokal di Asia Tenggara.
"Saya yakin Nidji cukup populer di Indonesia. Kami sengaja memilih duta yang juga banyak disukai orang. Nidji kerap mempromosikan 'Star Wars' lewat media sosial, dan kami puas ketika memilih wakil yang juga adalah penggemar berat 'Star Wars'. Mereka adalah anak-anak muda yang sangat berbakat. Bahkan cara mereka mempromosikan 'Star Wars' lebih baik dari kami," ucap Gilby diiringi tawa.
'Star Wars: The Force Awakens' akan mulai tayang di bioskop Amerika Serikat pada 18 Desember 2015. Penggemar di Indonesia pun tentu sudah tak sabar menunggu film tersebut tayang. (dal/mmu)











































