Namun JAFF yang telah memasuki tahun ke-10 kali ini tak cuma menjadi gelaran dan perayaan film-film asal Asia.
Di sini seruan untuk menghargai karya pun disampaikan lewat komitmen JAFF anti untuk memutar film-film bajakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Tadi pagi, perhelatan JAFF dibuka dengan ditayangkannnya film 'Nay' karya Djenar Maesa Ayu. Selain itu ada pula 'Surga yang Tak Dirindukan' karya sutradara Kuntz Agus mengisi rangkaian JAFF hari ini.
Film asal Jepang juga Cina turut ditampilkan di antaranya 'Happy Hour' dan dokumenter yang bercerita tentang konflik antara Cina dan Tibet berjudul 'Dossier'.
Diikuti 23 negara dan total 159 film perhelatan JAFF masih akan berlangsung hingga akhir pekan ini 6 Desember 2015.
(doc/doc)












































