Film Irak 'Memories on Stones' Buka JAFF 2015

Jogja-Netpac Asian Film Festival 2015

Film Irak 'Memories on Stones' Buka JAFF 2015

Is Mujiarso - detikHot
Rabu, 02 Des 2015 08:41 WIB
Film Irak Memories on Stones Buka JAFF 2015
Foto: JAFF 2015
Yogyakarta - Karya sutradara Irak Shakat Amin Korki berjudul 'Memories On Stones' (Biraninem li ser keviri) menjadi film pembuka Jogja-Netpac Asian Film Festival 2015, Senin (1/12) malam. Film yang sedianya akan diputar di layar ruang terbuka Taman Budaya Yogyakarta itu akhirnya ditayangkan di dalam gedung karena hujan deras.

Namun, kemeriahan malam pembukan JAFF tentu saja tak surut oleh guyuran air dari langit. Dengan gembira dan penuh keceriaan, Presiden JAFF Garin Nugroho dan Direktur Festival Budi Irawanto membuka festival yang akan berlangsung hingga 6 Desember itu.

Sebelum menyaksikan 'Memories of Stones', hadirin terlebih dahulu disuguhi dengan salah satu karya terbaru Garin Nugroho, sebuah film pendek berdurasi 30 menit berjudul 'Salesi'. Dikerjakan bersama sutradara Vilsoni Hereniko, film ini syuting di Hawaii ini dikerjakan dalam rangka memperingati 25 tahun NETPAC (Network for the Promotion of Asian Cinema).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibintangi oleh para penari, dengan adegan hampir 100 persen berupa tarian tanpa dialog, 'Salesi' mengangkat salah satu legenda Jawa yang mistis dan populer tentang Ki Ageng Mangir. Garin mendasarkan filmya pada versi yang pernah ditulis kembali dalam bentuk drama oleh Pramoedya Ananta Toer.

Sedangkan 'Memories on Stones' berkisah tentang sebuah drama di balik proyek pembuatan film, semacam "behind the scene", dan "film di dalam film". Alkisah, Hussein dan Allan adalah sutradara dan produser film yang tengah berjuang dan mempertaruhkan hidupnya untuk proyek film berjudul 'Anfal'. Berbagai rintangan mereka hadapi, namun hasilnya tetap selalu membentur tembok.



Hingga akhirnya film berhasil diproduksi dan menggelar acara pemutaran perdana yang sederhana di tengah gurun di malam hari, "kesialan" pun tetap harus mereka hadapi. 'Anfal' sendiri berkisah tentang kejahatan Saddam Husein pada 1988 yang melakukan operasi militer pasca perang Kurdistan yang berujung pada pembantaian lebih dari 182.000 warga Kurdi.

Film yang diproduksi pada 2014 ini telah meraih banyak penghargaan, dan terpilih sebagai entri film Irak untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di Piala Oscar tahun depan. Mewakili film Asia, 'Memories on Stones' dinilai telah mampu bertahan dengan eksistensinya dengan film di kancah dunia lainnya.

JAFF 2015 berlangsung di sejumlah lokasi yang tersebar di Yogyakarta, yakni Studio Empire XXI, Taman Budaya, Bentara Budaya, LIP-IFI dan Loop Station. Tak hanya di gedung-gedung kebudayaan, film-film yang diputar di ajang ini juga menyambangi ke tengah-tengah masyarakat dengan hadir di warung, kampung dan lapangan desa lewat program "Open Air Cinema".

Untuk hari ini, Rabu (2/12) pemutaran akan diawali pada 09.30 di Taman Budaya Yogyakarta dengan film 'Fundamentally Happy' dari Singapura. Dari Indonesia, publik bisa menyaksikan film terbaru karya Joko Anwar yang belum diputar di bioskop, 'A Copy of My Mind'. Film Indonesia lainnya yang diputar hari ini adalah 'Pendekar Tongkat Emas' dan 'Lovely Man'. (mmu/dal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads