'Lord Of The Rings' Terkena Masalah Korupsi
Kamis, 03 Mar 2005 09:42 WIB
Jakarta - Kesuksesan "Lord Of The Rings" ternyata menuai kontroversi. New Line Cinema sebagai rumah produksi yang menghasilkan film ini dituntut oleh Peter Jackson sang sutradara karena korupsi.Peter Jackson yang tergabung dalam rumah produksi Wingnut Films merasa dirugikan oleh New Line Cinema karena perusahaan film tersebut telah salah dalam menghitung jumlah keuntungan yang didapat Lord Of The Rings. Tuntutan terhadap New Line Cinema diajukan oleh pihak Peter Jackson, Senin (28/2/2005) kemarin di pengadilan federal Los Angelas, Amerika Serikat. Sebagai rumah produksi yang juga bekerjasama dengan New Line Cinema, Jackson merasa hasil perolehan keuntungan yang didapat filmnya lebih besar dari apa yang sudah didapatkan film tersebut sekarang ini. Menurut pihaknya, berdasarkan pemasukan dari bioskop-bioskop saja, seharusnya "Lord Of The Rings" mendapatkan USD $134 juta. Kemudian dari hasil penjualan DVD, Wingnut juga mengklaim mencapai lebih dari USD $556 juta. Ditambah lagi dari penjualan video dan merchandise film tersebut. Demikian IMDb, Kamis (3/3/2005)."Lord of The Rings" merupakan film adapatsi dari novel karya J.R.R. Tolkien (1892-1973) yang terbit pertama kalinya pada tahun 1954. Trilogi film ini yaitu "The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring" (2001),"The Lord of the Rings: The Two Towers" (2002) dan "The Lord of the Rings: The Return of the King" (2003) sukses merajai bioskop-bioskop dunia. Contohnya saja "The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring" yang mampu bercokol selama empat pekan berturut-turut di peringkat pertama sepuluh film box ofice Amerika dan lima pekan berturut-turut di peringkat pertama dalam deretan lima belas film box office di Inggris. Menurut IMDb per 6 Januari 2002 lalu, film yang dihiasi tembang "May It Be" (Enya) itu telah berhasil meraih pendapatan kotor sekitar 34.9 juta poundsterling di Inggris dan 205,5 juta dolar di Amerika. Selain sukses di bioskop-bioskop, karya Peter Jackson ini juga sukses di penganugerahan Oscar tahun 2004 lalu. Dari 11 nominasi yang didapatkannya, sekuel terakhir film ini yaitu "The Lord of the Rings: The Return of the King" menyapu bersih semuanya. "The Return of the King" menyamai rekor Oscar yang diraih "Titanic" (1997) dan "Ben-Hur" (1959) dan menjadi film ketiga dalam sejarah Oscar yang menyapu habis setiap kategori yang dinominasikan. (eny/)











































