Diangkat dari kisah nyata seorang pendidik bernama Lui Wai-hung, “Little Big Master” menceritakan kisah tentang upaya Hung (Miriam Yeung) untuk menyelamatkan satu Taman Kanak-Kanak (TK) yang hanya memiliki lima murid. Hung adalah seorang kepala sekolah sebuah TK ternama yang memilih untuk mengundurkan diri di usia muda.
Bersama sang suami, Dong (Louis Koo) yang bekerja sebagai perancang di museum, Hung berencana untuk berkeliling dunia. Namun, rencananya berubah ketika Hung melihat iklan rekrutmen sekolah TK yang mencari kepala sekolah sekaligus menjadi pengawas sekolah dan jika TK tersebut gagal mendapatkan kepala sekolah baru, maka akan ditutup. Hung merasa terpanggil dan memutuskan untuk melamar meskipun gajinya rendah dan menunda perjalanannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film ini cukup menguras air mata, bahkan sang aktris Miriam Yeung mengatakan ia banyak menangis selama syuting dan beberapa adegan terpaksa ditunda karena matanya terlihat bengkak. Namun, Yeung mengaku mendapat pelajaran penting dalam film ini.
“Satu hal yang saya pelajari dari Hung adalah untuk berkomunikasi dengan anak-anak, Anda perlu bersikap seolah-olah Anda sejajar dengan mereka dibandingkan melakukan pendekatan atas-bawah,” ujar Yeung dalam keterangannya yang diterima detikHOT, Senin (19/1).
Disutradarai oleh Andrian Kwan dan produser Benny Chan, Little Big Master menuai banyak pujian dan meraih sukses besar di Hong Kong serta berhasil meraup pendapatan HK$46,6 juta (sekitar Rp 80 milyar) di Hong Kong box office.
(ich/ich)










































