Filmares 2015 tetap mengusung konsep trade show seperti tahun lalu dimana fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan sebanyak mungkin perusahaan-perusahaan yang menyediakan produk/jasa yang digunakan dalam membuat sebuah film, dengan para pembuat film baik dari dalam negeri maupun internasional yang ingin melakukan syuting di Indonesia. Hal inilah yang membuat Fimares menjadi berbeda dari kegiatan-kegiatan perfilman umumnya di Indonesia.
Performa Prima Expo (PerfEx) selaku penyelenggara Filmares mengatakan bahwa mereka memilih konsep trade show karena ingin turut membantu menumbuhkan industri perfilman dari segi kemudahan akses. Dengan adanya sebuah wadah yang terbuka untuk semua orang di industri perfilman akan memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk saling bertemu dan membangun jaringan di industri perfilman, yang pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran atau pembuatan film yang lebih baik, lebih cepat, bahkan jika memungkinan, lebih terjangkau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada talkshow dengan pembicara dari Perancis mengenai distribusi film global, workshop mengenai special FX make-up oleh Kumalasari Tanara, workshop mengenai penataan musik untuk film oleh Tya Subiakto, dan seminar mengenai masa depan industri film animasi oleh Suyanto selaku produser film "Battle of Surabaya".
Selain itu, Filmares juga akan dilengkapi dengan acara demonstrasi oleh stuntman profesional, peluncuran produk baru, dan acara-acara lainnya yang diselenggarakan oleh peserta pameran.
(ich/ich)










































