Itulah gambaran singkat dari perasaan para alumnus 'Extravaganza' yang baru saja melahirkan sebuah film layar lebar perdana bersama-sama, dengan judul 'The Wedding & Bebek Betutu' alias 'Webek'. Tak ayal perasaan haru-biru, bahagia, deg-degan bercampur jadi satu di dada Indra Birowo, Tora Sudiro, Mieke Amalia, Tike Priatnakusumah, Ronal Surapradja, Aming, Sogi Indra Dhuaja, Vinie Ismail, Ence Bagus, Edric Tjandra, TJ, Rony Dozer, Omesh dan Ibob Tarigan.
β"Dengan bangga kami mengatakan bahwa kami orang tua dari anak kami, 'Webek'. Penantian setahun, mules, pusing akhirnya selesai. Dari pertama kami mulai sampai selesai semua energinya positif. Rasanya seperti punya sesuatu yang tetahan lama, akhirnya membuncah," ujar Ronal Surapradja yang berperan sebagai orangtua Lana (Adinda Thomas) sekaligus pemilik hotel mewah, saat jumpa pers usai Press Screening di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca: 'The Wedding & Bebek Betutu', Babak Baru Sitkom Extravaganza
Mieke Amalia yang bertindak sebagai produser dan pemain di 'Webek' pun merasakan hal yang sama. Kegembiraan bercampur perasaan deg-degan dirasakan pemeran istri dari Ronal Surapradja itu.
"Film ini berangkat dari kerinduan kami kumpul lagi bareng-bareng. Jadi film ini sekaligus menjadi ajang reuni dan kembalinya kita secara bersama-sama. Jadi inilah rencana kami untuk membuat karya bersama-sama. Itu dulu yang penting, soal di pasar itu kita serahkan kepada penonton," ungkap Mieke Amalia.
"Ada banyak perasaan haru di film ini. Sampai pas syuting selesai, rasanya lumayan sedih, terharu karena keinginan kita terkabul. Entah responnya seperti apa yang pasti kita bikinnya penuh dengan cinta," timpal Omesh.
"Kalau kata istri saya, film ini rasanya sudah kaya orang mau ngelahirin pembukaan 10. Karena gue nggak pernah ngelahirin, jadi mungkin menurut gue rasanya kaya disunat. Tapi tiga kali," sambung Tora Sudiro lagi disambut dengan tawa.
Selain para alumnus 'Extravaganza', hadir juga dua pemain baru, Adinda Thomas dan Kiena Dwita. Dijadwalkan film arahan Hilman Mutasi itu tayang 8 Oktober mendatang.
(mif/wes)











































