Bicara film nasional (dengan jumlah seribu layar bioskop di seluruh Indonesia), hasil itu tentu terbilang sangat besar. Tapi bagi Hollywood dengan industri dan jalur distribusi yang sudah sedemikian besar, hasil yang diraih 'We Are Your Friends' begitu mengecewakan.
Untuk biaya distribusi ke seluruh Amerika Utara saja, Warner Bros. sudah mengeluarkan kocek US$ 2 juta. 'We Are Your Friends' yang disutradarai Max Joseph hanya menempati urutan ke 13 box office pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film yang juga dibintangi Wes Bentley dan Emily Ratajkowski ini bercerita tentang seorang DJ muda yang menekuni electronic dance music dan berkeinginan menjadi produser. Tapi film ini hanya mendapat skor C+ dari para penonton di CinemaScore.
"Ini adalah proyek yang merupakan passion Zac Efron, dan kami percaya kepadanya," kata Executive VP for Domestic Distribution Warner Bros. Jeff Goldstein seperti dilansir The Hollywood Reporter.
"Ya, hasilnya memang mengecewakan, tapi ini adalah film kecil," lanjutnya.
'We Are Your Friends' diputar di 2.333 lokasi. Pendapatan film ini kalah dari 'War Room' yang meraup US$ 11 juta dari 1.135 bioskop di Amerika Utara. Film lain yang menuai hasil buruk setelah diputar di 2.000 sampai 2.500 bioskop, hanyalah film dari distributor independen; 'Big Balloon Adventure' (US$ 443.901) dan 'Delgo' (US$ 511.920), adan perilisan 'Saw' di ultah ke-10 pada 2014 (US$ 650.051).
(ich/ich)











































