Menurut George, 'Ant-Man' merupakan film Marvel yang paling memiliki keseimbangan cerita, karakter, humor dan action. Beberapa pengulas, tambahnya, mungkin menyebut itu film terbaik Marvel.
"Aku tak (menilai) sejauh itu, tetapi sudah mendekati ke arah sana, mungkin setelah film kedua Spider-Man Sam Raimi/Tobey McGUire dengan Doc Ock," katanya di Live Journal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menjadi catatan sekaligus kritik dari George, Marvel kerap menampilkan villain atau tokoh jahat yang ia sebut membosankan. Para tokoh jahat itu memiliki kekuatan yang hampir sama dengan sang jagoan.
"The Hulk melawan Abomination, yang merupakan Hulk jahat. Spider-Man melawan Venom, yang merupakan Spider-Man jahat. IRon Man melawan Ironmonger, yang (juga) Iron Man jahat. Yawn," kritiknya.
Sebagai penggemar film superhero, George berharap melihat pahlawan super memiliki musuh utama dengan kekuatan berbeda hingga sisi action terasa lebih menarik. 'Ant-Man' juga dinilai menampilkan 'kesalahan' yang sama dengan hadirnya Yellowjacket sebagai villain.
(ich/ron)











































