Sentilan Politik di Poster 'Comic 8: Casino Kings'

Sentilan Politik di Poster 'Comic 8: Casino Kings'

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 09 Jun 2015 11:13 WIB
Sentilan Politik di Poster Comic 8: Casino Kings
Jakarta - Film layaknya sebuah medium penyampaian pendapat para penciptanya. Maka dari itu, tidak jarang film bermuatan saran, kritik juga ungkapan kebahagiaan.

Akan tetapi, khusus untuk film terbaru Falcon Pictures, 'Comic 8: Casino Kings', sutradara Anggy Umbara memilih untuk menyampaikan kritik. Tidak langsung di dalam alur ceritanya, tapi justru melalui poster.

Dengan judul 'Comic 8: Casino Kings' bisa dilihat bahwa film yang dibintangi stand-up comedian atau comic ada hubungannya dengan kegiatan perjudian. Dan memang benar, ceritanya berpusat tentang para comic yang menyamar untuk ditugaskan menangkap raja judi terbesar se-Asia.

Kembali ke poster, terlihat meja judi berjenis 'russian roulette' dengan angka-angka 7, 1, 74, 27, dan seterusnya. Ternyata, angka tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Republik Indonesia, tentang perjudian.

"Angka-angka itu adalah Undang-Undang tentang perjudian di Indonesia. Undang-Undang No. 7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Dijelaskan Pasal 1 adalah 'Menyatakan semua tindak pidana perjudian sebagai kejahatan'," jelas sutradara Anggy Umbara kepada detikHOT saat berbincang santai beberapa waktu lalu.

"Jadi, gue mau bilang kalau meskipun sudah diatur dengan jelas, perjudian itu masih terus jalan. Ini semacam kritik sosial-politik gue," sambung Anggy.

'Comic 8: Casino Kings' dijadwalkan tayang 15 Juli mendatang. Delapan comic dari film pertama, seperti Ernest Prakasa, Arie Kriting, Babe Cabita, Bintang Timur, Mongol, Fico, Ge Pamungkas dan Kemal Palevi dipastikan kembali bersama pimpinannya, Indro 'Warkop'. Ditambah belasan comic lainnya.

Selain itu, terlibat juga Sophia Latjuba, Prisia Nasution, Hannah Al Rasyid, Lydia Kandao dan Nikita Mirzani. Ditambah aktor-aktor laga kawakan Seperti Barry Prima, Willy Dozan, Ray Sahetapi hingga Yayan Ruhiyan.

(mif/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads