Hal itu diakui sendiri oleh pria yang sudah berkiprah sebagai sutradara sejak 1984 tersebut. Garin mengaku senang menyiksa para pemainnya.
"Kalau sudah sesuai skenario, ditambah lagi. Saya ini seorang guru yang suka menyiksa muridnya. Pemain seperti berlomba mengangkat beban besi. Kuat 4 kg, kita tambah beban menjadi 6kg, dan seterusnya," kaya Garin seraya tertawa saat ditemui usai premiere filmnya di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendalaman di lokasi, dialog-dialog yang panjang itu berkembang di lokasi. Kerja sama dengan mas Garin membuat saya lebih paham seni peran, bukan hanya naik dan turunkan emosi," kata Reza yang merupakan salah satu aktor Indonesia terbaik saat ini.
Beban yang diberikan Garin kepada pemainnya tak hanya ditujukan kepada pemeran utama. Sutradara pemenang Piala Citra yang mengawali karier di film 'Cinta dalam Sepotong Roti' (1990) ini juga menuntut pemain figuran tampil maksimal dan tak sekadar 'numpang lewat', karena menurutnya sutradara yang baik itu bisa memberikan keseimbangan hingga bisa memberikan nilai lebih hingga ke penampilan para pemain figuran.
"Kalian bisa lihat tak ada figuran yang bermain buruk," kata Garin.
Selain menggaet aktor muda berbakat seperti Reza Rahadian, Chelsea Islan, Tanta Ginting dan lainnya, Garin juga melibatkan sejumlah pemain senior seperti Christine Hakim, Didi Petet, hingga Sujiwo Tejo.
'Guru Bangsa Tjokroaminoto' akan tayang di bioskop pada 9 April mendatang.
(ich/ron)











































