Pro dan Kontra Pidato Aktris Pendukung Terbaik Oscar Patricia Arquette

Academy Awards 2015

Pro dan Kontra Pidato Aktris Pendukung Terbaik Oscar Patricia Arquette

- detikHot
Selasa, 24 Feb 2015 13:59 WIB
Pro dan Kontra Pidato Aktris Pendukung Terbaik Oscar Patricia Arquette
Patricia Arquette saat membacakan pidato kemenangannya di panggung Oscar (Getty Images)
Jakarta -

Panggung Academy Awards kerap digunakan para pemenang Oscar untuk menyuarakan berbagai hal. Seperti pidato Aktris Pendukung Terbaik Oscar Patricia Arquette yang menuai pro dan kontra.

Ketika berada di panggung untuk menerima piala berlapis emas lewat peran di film 'Boyhood', Patricia menyarakan kesetaraan gender dalam hal upah untuk wanita di Amerika. Ucapannya mendapatkan sambutan positif, bahkan aktris senior Meryl Streep berdiri sambil tepuk tangan. Jennifer Lopez juga memberikan dukungan pada apa yang disuarakan oleh Patricia.

"Pembayaran upah yang setara akan membantu semua wanita dari segala ras di Amerika. Itu juga akan membantu anak-anak mereka dan lingkungan sekitar," katanya melanjutkan lebih jelas di Twitter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wanita pada dasarnya membayar gender tax selama beberapa generasi. Aku sudah lama berjuang untuk komunitas #LGBT. Pertanyaannya adalah, mengapa kamu tidak berjuang untuk kesetaraan gender bagi semua wanita?" lanjutnya.

Baca juga: Daftar Pemenang Lengkap Oscar 2015

Aktris berusia 46 tahun itu kemudian mengatakan jika banyak orang yang berjuang untuk kesetaraan upah, maka mereka berjuang untuk semua wanita, terutama wanita bukan kulit putih yang mendapatkan upah lebih sedikit dari pria.

"Coba tebak wanita mana yang mendapatkan efek buruk dari tidak setaranya pemberian upah? Wanita dengan kulit berwarna. #Equalpay for ALL women. Wanita berdiri bersama untuk ini," lanjutnya bersemangat.

Patricia yang dalam film 'Boyhood' berperan sebagai ibu rumah tangga yang berjuang keras membesarkan dua orang anaknya, kemudian mengunggah gambar yang berisi tulisan mengenai konsekuensi ketidaksetaraan gender dalam pembayaran upah.



"Aku tidak peduli jika banyak orang yang marah, tetapi tidak setaranya pembayaran upah begitu berpengaruh untuk wanita," tambahnya.

Dalam ruangan media usai dianugerahkan Oscar, Patricia juga mengatakan hal yang hampir serupa. Tetapi ia juga menyinggung ke arah politik.

"Kita keliiling dunia dan berbicara mengenai kesetaraan gender untuk wanita di berbagai negara dan (di sini) kita tidak memiliki kesetaraan gender di Amerika dan kita tidak melakukannya karena ketika mereka merumuskan konstitusi, mereka tidak berniat membuatnya untuk wanita," kritik Patricia.

Hal itu yang kemudian menimbulkan reaksi tidak setuju dari berbagai orang. Salah satunya adalah aktris Stacey Dash yang terkenal saat membintangi film 'Clueless' pada 1995 silam.

Baca juga; Gara-gara Cate Blanchett, Eddie Redmayne Gemetar di Panggung Oscar

Dalam acara 'Fox and Friends', Senin (23/2) Stacey mengkritik Patricia bahwa dia seharusnya melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum menyuarakan sesuatu yang bersifat penting untuk banyak orang. Apalagi di panggung Oscar yang tahun ini ditonton lebih dari 36 juta orang di seluruh dunia.

"Pada 1963, Kennedy telah merumuskan hukum tentang kesetaraan upah. Saat ini masih terasa pengaruhnya," katanya.

Di Twitter, Stacey juga berkicau kepada Patricia, dan memberikan tautan mengenai aturan yang dimaksud. "Hey @PattyArquette, KENNEDY signed the Equal Pay Act in 1963! Why doesn't Obama/Holder simply enforce? http://www.presidency.ucsb.edu/ws/?pid=9267 #Oscars."

(ich/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads