Selain itu, unsur migrasi yang terjadi di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat juga masuk menjadi bagian plot utama. Membuat 'Birdman' menjadi film drama yang kaya.
Mundur lima tahun ke belakang, yuk tengok kembali film-film terbaik Oscar!
12 Years A Slave - Academy Awards ke-86 tahun 2014
|
|
Diarahkan oleh Steve McQueen dan diproduser oleh Brad Pitt, '12 Years A Slave' membuka mata banyak orang bahwa perbudakan kulit hitam yang terjadi di masa lampau merupakan borok terparah negeri Paman Sam. Aktor Chiwetel Ejiofor beradu peran dengan pendatang baru Lupita Nyong'o.
Argo - Academy Awards ke-85 tahun 2013
|
|
Saat itu, konflik panas antara Amerika Serikat dan Iran menyebabkan enam orang Amerika Serikat terjebak dan tak bisa pulang. Tony Mendez sebagai pimipinan CIA meminta seorang makeup artis Hollywood untuk menyelematkan enam orang itu.
'Argo' sukses mengalahkan delapan film. Di antaranya, 'Django Unchained', 'Silver Lining Playbook', 'Zero Dark Thirty' dan 'Life of PI'.
The Artist - Academy Awards ke-84 tahun 2012
|
|
'The Artist' dicap sebagai film yang revolusioner pada abad milenium dengan membawa pulang lima piala dari 10 nominasi. Diarahakan oleh Michel Hazanavicius, 'The Artist' menggandengΒ Jean Dujardin, BΓ©rΓ©nice Bejo dan John Goodman sebagai bintangnya.
The King's Speech - Academy Awards ke-83 tahun 2011
|
|
'The King's Speech' mengalahkan sembilan nominasi unggulan. Seperti 'Black Swan' dan 'The Social Network'.
The Hurt Locker - Academy Awards ke-82 tahun 2010
|
|
Kathryn Bigelow duduk di bangku sutradara dan memilih Jeremy Renner, Anthony Mackie dan Brian Geraghty sebagai bintangnya. 'The Hurt Locker' mengalahkan 'Avatar', 'A Serious Man' juga 'District 9'.
Halaman 2 dari 6











































