Lewat 'Mendadak Eksis' Sutradara 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Berharap Dapat Bakat Baru

Lewat 'Mendadak Eksis' Sutradara 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Berharap Dapat Bakat Baru

- detikHot
Rabu, 18 Feb 2015 17:20 WIB
Lewat Mendadak Eksis Sutradara Bulan Terbelah di Langit Amerika Berharap Dapat Bakat Baru
Jakarta - Film terbaru dari Maxima Pictures, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' akan memberikan kesempatan bagi mereka yang tertarik di bidang akting. Lewat program 'Mendadak Eksis', sutradara Guntur Soeharjanto berharap mendapatkan bakat baru.

"Kita butuh talent baru yang unik biar punya warna yang lebih dinamis. Kami sih percaya, tiap talent pasti punya sesuatu yang mengejutkan," ujar sutradara Guntur Soeharjanto saat jumpa pers di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015).

Akan diadakan sebuah sayembara yang dua pemenangnya akan diajak berperan sekaligus syuting langsung di Amerika Serikat. Namun belum diputuskan apakah peran yang akan dimainkan dua pemenang

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai saat ini masih on progress. Tapi yang pasti mereka akan memainkan satu karakter di dalam film," tegas produser Ody Mulya Hidayat.

Sayembara 'Mendadak Eksis' yang merupakan kerjasama dengan Nissin biskuit ini sudah dimulai sejak 1 Februari lalu sampai 31 Maret 2015. Persyaratannya cukup mudah, peserta harus membuat video bakat berdurasi 15-30 detik.

BACA JUGA: Felicity Jones Siap Beradu Akting dengan Tom Hanks di 'Inferno'

Film yang diangkat dari novel best seller berjudul sama karya Hanum Rais dan Rangga Almahendra ini bercerita tentang kisah di balik tragedi kemanusiaan 9/11 di AS. Tragedi yang bukan hanya memporak-porandakan gedung WTC, namun juga meluluh-lantakkan sendi-sendi kasih antarumat manusia.

Sejak tragedi ini, hubungan antara Islam dengan Amerika seakan menjadi tidak harmonis. Masyarakat dunia seakan ikut terbelah dalam perasaan saling curiga, saling tuding dan saling menyudutkan satu sama lain.

Hanum Rais yang juga ikut menulis naskah film ini mengatakan, "Film ini bermaksud untuk menyatukan belahan itu kembali, bahwa sesungguhnya Islam dan Amerika tidak seharusnya saling dibenturkan, namun keduanya menyimpan sejarah agung yang saling terkait," katanya.

'Bulan Terbelah di Langit Amerika' dijadwalkan memulai produksi pertengahan tahun ini.

(mif/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads