Film bernuansa drama politik itu rampung sejak tahun 2013 silam. Dijadwalkan untuk tayang pada Januari 2014, namun film tersebut tak kunjung hadir di layar lebar.
Baru pada tahun 2015, film '2014' akhirnya mendapatkan jadwal baru dan dipastikan tayang bulan Februari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya kami putuskan setelah Pemilu. Dapat lah bulan Februari tahun 2015," sambung Hanung.
Bekerja sama dengan Mahaka Pictures, Dapur Film pimpinan Hanung mengangkat isu Pemlihan Umum (Pemilu) Indonesia sebagai topik utama. Diceritakan ada sebuah sosok yang ternyata punya kekuasaan di atas presiden.
Adalah Bagas Notolegowo (Ray Sahetapy), Faisal Abdul Hamid (Rudy Salam) dan Syamsul Triadi (Akri 'Patrio') kandidat Calon Presiden Republik Indonesia. Bagas Notolegowo yang menjadi idola rakyat digambarkan tegas dan licik, terlibat skandal pembunuhan yang disinyalir merupakan permainan lawannya, Faisal Abdul Hamid.
Dalam waktu singkat, Bagas dijebak dan harus mendekam di dalam penjara. Ricky (Rizki Nazar), anaknya yang dari dulu tak pernah setuju dengan politik mau tak mau bertindak. Demi membela kebenaran ayahnya, Ricky menghubungi pengacara kondang yang terkenal jujur bernama Krishna Dorojatun (Donny Damara).
Namun langkah mereka tidak mudah. Fitnah demi fitnah serta tindakan kriminal yang mengancam keluarga Krishna dan Bagas semakin besar. Politik yang kotor semakin jelas terlihat.
Bahkan, fakta yang ditemukan ada pihak yang jauh lebih berkuasa dari siapapun, yang mengatur semuanya. Bagaimana Bagas Notolegowo membuktikan dirinya benar? Dan, siapakah pihak berkuasa itu?
Jawabannya hanya bisa disaksikan langsung di bioskop pada tanggal 26 Februari mendatang.
(mif/fk)











































