'Fifty Shades of Grey' Tak Lulus Sensor, Yuk Nonton Versi Lego

'Fifty Shades of Grey' Tak Lulus Sensor, Yuk Nonton Versi Lego

- detikHot
Jumat, 06 Feb 2015 12:20 WIB
Fifty Shades of Grey Tak Lulus Sensor, Yuk Nonton Versi Lego
Jakarta -

Unsur erotisme dalam film 'Fifty Shades of Grey' menimbulkan polemik hingga tidak lulus sensor di beberapa negara, termasuk Indonesia. Tapi, masih ada kesempatan untuk melihat film adapatasi dari novel E.L. James itu dalam versi animasi Lego.

Dilansir Aceshowbiz, Jumat (6/2/2015), beredar di YouTube video trailer 'Fifty Shades of Grey' dalam versi Lego. Dua orang kakak-beradik kreator animasi, Antonio dan Andrea Toscano adalah orang yang membuatnya.

Baca Juga: Pegiat Film Kumpulkan Bukti untuk Laporkan "Skandal Berlinale" ke KPK

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua kejadian di trailer aslinya yang diunggah Universal Pictures berubah menjadi Lego. Mulai dari Anastasia Steele memasuki kantor Mr. Grey untuk wawancara, ciuman pertama mereka di lift sampai adegan sadokis dan masokis di 'kamar panas'.

Bahkan detail baju serta alat-alat bantu seks itu pun tampak dengan jelas. Suara vokal Beyonce di lagu 'Crazy In Love' yang didaur ulang khusus untuk film tersebut juga terdengar.



Diangkat ke layar lebar, film arahan Sam Taylor-Johnson itu menggandeng Jamie Dornan sebagai Christian Grey dan Dakotan Johnson sebagai Annastasia Steele. Secara resmi United International Pictures Indonesia (UIP) mengumumkan bahwa film itu tidak akan ditayangkan di Indonesia karena tidak lulus sensor.

Baca Juga: 'Fifty Shades of Grey' Tak Tayang di Indonesia

Ditambah lagi, menurut Lembaga Sensor Film (LSF), ideologi dan nilai sosial-budaya Indonesia tidak memungkinkan bagi 'Fifty Shades of Grey' untuk tayang. Selain adegan BDSM (masokisme) yang memang terkandung kental di dalamnya.

"Kriteria lain yang juga menjadi perhatian para anggota sensor adalah adegan, gerakan atau suara persenggamaan atau yang memberikan kesan persenggamaan, baik oleh manusia maupun oleh hewan, dalam sikap bagaimana pun, secara terang-terangan atau terselubung. Gerakan onani atau perbuatan onani, lesbian, homo atau oral seks termasuk adegan yang kena potong atau dihapus," tulis pernyataan LSF.

Di Amerika Serikat, 'Fifty Shades of Grey' dipastikan tayang pada 13 Februari mendatang. Motion Picture Association of America (MPAA) memberikan rating 'R' yang berakhir pada aksi protes. Kelompok anti-pornografi Morality In Media bersikeras seharusnya 'Fifty Shades of Grey' diganjar rating 'NC-17'.





(mif/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads