'Fifty Shades of Grey' Tak Tayang di Indonesia

- detikHot
Jumat, 06 Feb 2015 09:50 WIB
Jakarta -

Film yang diadaptasi dari novel erotis E.L James 'Fifty Shades of Grey' dipastikan tak akan tayang di bioskop Indonesia. Film yang menampilkan Jamie Dornan dan Dakota Johnson itu tak lulus sensor.

Hal itu diumumkan United International Pictures Indonesia (UIP) selaku distributor. "Film Fifty Shades of Grey tidak akan ditayangkan di Indonesia karena tidak sesuai dengan kriteria penyensoran. #FiftyShades," tulis akun Twitter UIP yang dikutip detikHOT, Jumat (6/2).

Menurut UU No. 33/2009, 'sensor film' diartikan sebagai kegiatan penelitian, penilaian, dan penentuan kelayakan film dan iklan film untuk dipertunjukkan kepada khalayak umum. Menurut situs Lembaga Sensor Film (LSF), dalam melakukan penyensoran, setiap anggota LSF telah terpateri empat elemen dasar yang telah ditetapkan oleh PP. No. 7/1994.



Keempat elemen itu menjadi pembuka kunci dalam membuka isi materi sensor, yakni penilaian dari sisi keagamaan, penilaian dari sisi ideologi dan politik, penilaian dari sisi sosial budaya masyarakat Indonesia, dan penilaian dari sisi ketertiban umum.

"Kriteria lain yang juga menjadi perhatian para anggota sensor adalah adegan, gerakan atau suara persenggamaan atau yang memberikan kesan persenggamaan, baik oleh manusia maupun oleh hewan, dalam sikap bagaimana pun, secara terang-terangan atau terselubung. Gerakan onani atau perbuatan onani, lesbian, homo atau oral seks termasuk adegan yang kena potong atau dihapus," tulis pernyataan LSF.

Sebagian pihak mungkin sudah memprediksi tak ditayangkannya 'Fifty Shades of Grey', khususnya para pembaca novel E.L James. Dalam cerita, dua tokoh utama Christian Grey dan Anastasia Steele menjalin hubungan panas dan erotis yang melibatkan perilaku seksual tertentu.

BACA JUGA: Bocoran Karakter Jason Statham di Trailer Resmi 'Furious7'

Sejak awal produksi, film ini memang menjadi bahan pembicaraan. Para pembaca novel cerita karya E.L James ini pasti sudah penasaran akan seperti apa visualisasi cerita panas antara hubungan Christian dan Anastasia. Selama ini mereka mendapatkan gambaran melalui trailer yang sudah dirilis.

Di Amerika Serikat sendiri, Motion Picture Association of America (MPAA) sempat memberikan rating rating NC-17 karena kuatnya unsur seksual dalam dialog, bahasa dan visual.

Kategori itu memberikan aturan bahwa penonton berusia 17 tahun atau di bawahnya, dilarang menyaksikan. Kecuali mereka didampingi orangtua. Tetapi kemudian rating itu diubah menjadi 'R', atau bisa ditonton remaja.

BACA JUGA: Bawa Film Sendiri, Aktor dan Produser Edward Gunawan Hadiri Berlinale 2015

Rating R itu langsung mendapat protes keras dari kelompok anti-pornografi Morality In Media. Mereka mengutuk bahwa rating itu tidak sesuai dengan konten yang ada dalam filmnya.

"Film itu punya tema seksual yang kuat. Ada tema BDSM (masokisme) di film itu. tidak cukup jika hanya dengan 'R'," tegas Excecutive Director Morality In Media, Dawn Hawkins seperti dilansir Aceshowbiz, Rabu (14/1/2015) lalu.

"Ada unsur ketidaksetaraan terhadap perempuan, dialog tentang seks, perilaku yang tidak biasa, pose telanjang. Ditambah lagi unsur kekerasan seksual yang tidak mungkin ditonton anak-anak meskipun didampingi orang tuanya," tambah Hawkins.

'Fifty Shades of Grey' rencananya tayang di bioskop AS pada 13 Februari mendatang.

(ich/ich)