Kopi asli Indonesia mulai dari Sidikalang, Mandailing, Flores Arabica menjadi beragam pilihan yang disajikan. Khusus untuk Rabu (28/1/2015) ini, kopi Gayo dari Aceh yang dipilih sebagai menu spesialnya.
Baca Juga: Barista Terhebat, Peran Baru Chicco Jerikho
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan lihai tangan Ben menari di antara para perkakas untuk membuat kopi. Meskipun ada dua asisten, Ben tidak pernah asal menyeduh. Dia sendiri yang mencampurkan komposisi bubuk kopi terbaik secara langsung.
Kegiatan Ben membuat kopi tak pelak menjadi 'tontonan' bagi pengunjung yang sedang menunggu. Sembari bersiul kadang berteriak dan bertepuk tangan, kegiatan barista Ben menjadi menarik. Kata 'thank you' menjadi penutup yang dia ucapkan pada pelanggannya.
Baca Juga: Film 'Hijab', Tudingan JIL, dan Curhat Zaskia Mecca
Tidak hanya Ben, sepertinya seluruh orang di kedai Filosofi Kopi memang demikian. Lihat saja Jody, sahabat sekaligus pemilik kedai tersebut yang tiap harinya bertugas menjadi kasir.
Sering Jody menimpali semangat rekannya itu dengan ikut berteriak. Tentu saja dengan mata dan tangan yang selalu awas ke layar komputer agar tak salah hitung.
Itulah pemandangan yang akan didapatkan di kedai kopi Filosofi Kopi. Tidak sekedar menikmati kopi, tapi dengan gerak-gerik orang-orang di dalamnya, pengunjung pun mempelajari makan hidup yang tersirat.
Gambaran Ben, Jody serta kedai kopi di atas adalah bagian dari film terbaru rumah produksi Visinema Pictures berjudul 'Filosofi Kopi'. Disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko, Film ini menggaet aktor Chicco Jerikho (Ben), Rio Dewanto (Jody) dan Julie Estelle (El) sebagai bintang utamanya.
Film tersebut diangkat dari kumpulan cerita pendek milik Dewi Lestari berjudul sama. Bercerita tentang persahabatan yang diwarnai cinta, benci, dan penemuan jati diri. Dijadwalkan 'Filosofi Kopi' tayang 9 April 2015.
(mif/mmu)










































