Seminggu Tayang, 'Assalamualikum Beijing' Raih 300 Ribu Penonton

Seminggu Tayang, 'Assalamualikum Beijing' Raih 300 Ribu Penonton

- detikHot
Selasa, 06 Jan 2015 11:14 WIB
Seminggu Tayang, Assalamualikum Beijing Raih 300 Ribu Penonton
Jakarta - Film adaptasi novel Asma Nadia berjudul 'Assalamualaikum Beijing' mendapatkan respons baik sebagai film penutup tahun 2014. Seminggu tayang di bioskop, film ini sudah disaksikan lebih dari seperempat juta penonton.

"Sampai senin ini sudah hampir 300 ribu penonton," kata Eksekutif Produser Maxima Pictures Yoen K saat dikonfirmasi detikHOT, Selasa (6/1).

Reaksi positif penonton, khususnya pembaca novel 'Assalamualaikum Beijing' juga bertebaran di media sosial. Ada juga tokoh terkenal yang tersentuh menyaksikan film ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œ@Yusuf_Mansur: #assalamualaikumbeijing bagus banget. Pd nangis liat ini," kata Ustad Yusuf Mansyur di Twitter.

Seorang penggemar novel 'Assalamualaikum Beijing' bernama Helvy Tiana Rosa juga menuliskan kesannya lewat blog. Awalnya ia sempat menerka-nerka dan sedikit khawatif apabila film tersebut lebih mengedepankan sisi komersial. Tetapi kekhawatirannya tak terbukti. Helvy mengatakan bahwa nilai-nilai Islami yang ada dalam novel tetap terjaga di film dengan alur cerita yang menarik serta sinematografi apik.

'Assalamualikum Beijing' bercerita tentang tokoh utama Asmara yang mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil) ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya Anita (Cynthia Ramlan). Fakta itu didapatkan sehari sebelum pernikahan dilangsungkan.

Walau Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin, Anita hamil.

Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing, peluang yang didapatkan lewat bantuan Sekar (Laudya Cynthia Bella) dan Ridwan (Deddy Mahendra Desta), suaminya.

Di Beijing dalam salah satu perjalanan, Asma bertemu Zhongwen (Morgan Oey), lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan.

Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat gamang ketika Dewa menyusulnya ke Beijing. Sayang, sebelum hubungan berlanjut, Asma terkena APS, sebuah sindrom yang membuat nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu.

Film arahan sutradara Guntur Soeharjanto ini melakukan pengambilan gambar di lokasi-lokasi yang menjadi ikon Tiongkok seperti di The Great Wall.

(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads