Ini yang Membuat Mira Lesmana Cs Dukung FFI Lagi

Catatan dari FFI 2014

Ini yang Membuat Mira Lesmana Cs Dukung FFI Lagi

- detikHot
Senin, 08 Des 2014 10:10 WIB
Ini yang Membuat Mira Lesmana Cs Dukung FFI Lagi
Jakarta -

Sejak absen dari keikutsertaan FFI selama beberapa tahun belakangan, Mira Lesmana dan Riri Riza melibatkan diri lagi di Festival Film Indonesia (FFI). Kembalinya kepercayaan yang hilang dari sineas seperti mereka seperti tak terjadi begitu saja tanpa proses pembenahan sistem penjurian FFI yang dinilai mulai mengalami perbaikan.

Mira dan Riri yang tergabung dalam Masyarakat Film Indonesia selama ini mengkritisi sistem penjurian FFI yang selama beberapa tahun belakangan dinilai masih subyektif dari penilaian juri. Harapan mereka penyelenggaraan FFI dilakukan dengan sistem yang digunakan 'Academy Award of Motion Picutre' (Piala Oscar), misalnya adanya kontribusi asosiasi sutradara untuk menentukan nominasi 'Sutradara Terbaik', asosiasi aktor untuk menentukan nominasi 'Aktor Terbaik', dan sebagainya.

Penjurian Festival Film Indonesia (FFI) 2014 memang berbeda. Banyaknya juri menjadi sesuatu yang baru dalam ajang penghargaan tahunan ini. Setidaknya ada lima juri di setiap kategori penghargaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ide memperbanyak juri adalah sesuatu yang baru di perfilman ini," ucap Ketua Panitia Pelaksana, Kemala Atmodjo.

Meski begitu, penilaian dari 100 juri beda generasi ini tidak main-main. Semua penilaian dikirimkan ke Akuntan Publik Independen, Deloitte untuk dibuat rekapitulasinya.

"Di sini nggak ada interfensi atau kongkalikong. Ada perubahan yang kita lakukan," tegas Kemal.

Setidaknya ada 100 orang dewan juri yang terlibat dalam FFI 2014. Mereka adalah aktor senior, aktor muda, sutradara, DOP, penata musik, produser, hingga wartawan. Mereka pun berbaur dan bekerja sama menilai film-film yang masuk.

Selain juri dari berbagai kalangan, 'senior dan junior' tersebut juga dipilihnya Reza Rahadian dan Christine Hakim sebagai ikon FFI 2014. Perubahan di tubuh FFI kemudian mendapat sambutan positif.

"FFI 2014 memulai langkah baru malam ini. Berlangsung sederhana, akrab & penuh apresiasi :) Semoga semakin semangat di tahun yg akan datang!” tulis Mira di Twitter.

Tahun ini Mira ikut mendaftarkan film β€˜Sokola Rimba’ untuk bersaing. Sang sutradara Riri Riza bahkan datang langsung ke Palembang untuk menerima Piala Citra di kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik. Begitu juga sutradara Joko Anwar yang biasa mengkritisi FFi, turut datang memberikan dukungan.

"Saya merasakan seperti masuk ke dalam satu gedung besar. Kini ada undang-undang semua sudah terbuka ada expert yang menilai. Ada janji yang lebih baik lewat sebuah ajang seperti ini, akhirnya mbak Mira mendaftarkan Sokola Rimba," kata Riri saat menerima Piala Citra, di PSCC, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (6/12/2014) malam.

Tapi, bukan berarti penyelenggaraan FFI kali ini tanpa kekuarangan. Sejumlah masalah teknis membuat banyak nominator dan sineas tak terangkut ke Palembang, begitu juga dengan kurangnya sosialisasi penyelenggaraan FFI sebelum acara puncak yang dinilai masih kurang.

Terlepas dari itu, perubahan positif dalam tubuh FFI patut diapresiasi, dan semoga penyelenggaraan festival film tertua di Indonesia ini akan semakin baik lagi. Karena film bagian dari wajah dan karakter bangsa.

(ich/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads