'Doraemon Stand By Me' Sukses di Box Office dan Didistribusikan ke 59 Negara

Spotlight

'Doraemon Stand By Me' Sukses di Box Office dan Didistribusikan ke 59 Negara

- detikHot
Kamis, 04 Des 2014 08:44 WIB
Doraemon Stand By Me Sukses di Box Office dan Didistribusikan ke 59 Negara
Jakarta - Dengan plot cerita yang sangat menjual, 'Doraemon Stand By Me' memang sudah diprediksi akan sukses besar. Tayang perdana di Tokyo International Film Festival 2014, film ini juga mengawali debutnya dengan baik di bioskop Jepang.

'Doraemon Stand By Me' rilis di Jepang pada 8 Agustus lalu, dan langsung menduduki peringkat box office teratas di Jepang selama beberapa pekan. Film yang juga menandai 80 tahun kelahiran pencipta manga Doraemon Fujiko F. Fujio itu mengungguli film Hollywood yang tayang dalam waktu berdekatan, termasuk 'Lucy' yang dibintangi Scarlett Johansson serta saingan dalam negeri 'Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno'.

Saat ini, 'Doraemon Stand By Me' sudah menyedot pendapatan total sementara US$ 81 juta atau sekitar Rp 997,3 miliar dari bujet produksi yang mencapai US$ 35 juta atau sekitar Rp 431,6 miliar. Hasil itu akan bertambah karena film ini masih akan diputar di berbagai negara lain, yang keseluruhan jalur distribusinya mencapai 59 negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Indonesia, 'Doraemon Stand By' akan tayang pada 10 Desember mendatang di jaringan bioskop Blitzmegaplex. Selain karena plot (disebut film perpisahan Doraemon dan Nobita), kesuksesan film ini tak lepas dari dua sosok sutradara di belakangnya, yakni Takashi Yamazaki an Ryuichi Yagi, yang sebelumnya juga berkolaborasi dalam film animasi 3D 'Friends: Naki of Monster Island.'

Dengan tampilan grafis yang memukau, mereka dinilai berhasil memberikan sensasi baru dalam menyaksikan kisah persahabatan Nobita dan Doraemon. Karakternya lebih terasa nyata dan ekspresif.

Dua sutradara itu juga dikenal sebagai pionir dalam dunia animasi komputer di Jepang. Karya mereka di 'Doraemon Stand By Me' bisa dibilang tak kalah dengan produk animasi buatan Pixar.

Menurut divisi internasional studio film tersebut, Toho Co., awalnya 'Doraemon Stand By Me' ditayangkan dengan format 2D sebelum meluncur ke bioskop. Tetapi setelah dibawa ke berbagai festival internasional seperti di Cannes International Film Festival, banyak distributor yang tertarik membeli dengan format 3D, sehingga film itu kemudian diberi sentuhan baru.

'Doraemon Stand By Me' menampilkan cerita versi manga karya Fujiko F. Fujio yang dikemas ulang dan disesuaikan. Plot cerita merupakan gabungan dari "All the Way From the Country of the Future", "Romance in Snowy Mountain", "Nobita's the night Before a Wedding" dan "Goodbye, Doraemon...".

(ich/kmb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads