'Gunung Emas Almayer' Akan Didistribusikan ke 50 Negara

- detikHot
Rabu, 05 Nov 2014 15:57 WIB
Jakarta - Film kolosal 'Gunung Emas Almayer' akan tayang di bioskop nasional mulai Kamis (6/11) besok. Setelah itu, film adaptasi novel 'Almayer's Folly' ini akan didistribusikan ke 50 negara.

"Film kolosal ini akan tayang perdana di 150 bioskop Indonesia dan distribusi internasional ke 50 Negara akan dimulai pada tahun 2015," ujar Sam Siregar dari Media Desa Indonesia.

Untuk pasar internasional, 'Gunung Emas Almayer' akan memiliki judul 'Gold Montain', sementara di Malaysia akan memiliki judul 'Hanyut'. Cerita novel "Almayer's Folly" diangkat ke layar lebar sebagai sebuah kolaborasi antara (MDI), yang sukses dengan film kolosal Trilogi Merah Putih, dengan eksekutif produser Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dan rumah produksi Tanah Licin.

Sutradara U-Wei Bin Haji Saari merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk mengadaptasi Almayer's Folly karya Joseph Conrad. Apalagi cerita karya Conrad sudah mendunia. Bukunya yang lain 'Heart of Darkness' diadaptasi maestro Hollywood Francis Ford Capolla di film 'Apocalypse Now'.

"Tapi sebagai filmmaker, saya tidak pernah puas," kata U Wei.

'Gunung Emas Almayer' mengambil setting Malaka awal abad 19 dan berdurasi sekitar 116 menit. Impian Almayer untuk menemukan gunung emas, tak terlalu mudah. Ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi, baik dari para pedagang Arab, manuver politik ketua suku adat setempat, tentara militer kolonial Inggris, pejuang kemerdekaan maupun dari keluarganya sendiri.

Film yang melibatkan kru lintas negara ini dibintangi Peter O'Brien, Rahayu Saraswati, El Manik, Alex Komang, Sofia Jane, Adi Putra, Diana Danielle, Khalid Salleh, Bront Palarae, dan Sabri Yunus. Untuk menghadirkan nuansa abad ke-19, 'Gunung Emas Almayer' diklaim menghabiskan biaya produksi hingga Rp 60 miliar.

(ich/ron)