"Lo mau ngapain ikut main? Nanti malah rusakin film lo aja." Kalimat tersebut dilontarkan teman HB Naveen saat mengungkapkan niatnya mengambil peran interogator Iran di film 'Haji Backpacker'. Nyatanya, pendapat tersebut dipatahkan oleh akting memukau dari sang Eksekutif Produser Falcon Pictures.
Meski tampil singkat, penampilan Naveen mengundang perhatian. Trailer 'Haji Backpacker' dibuka dengan dramatis saat Mada (Abimana Aryasatya) disekap.
Ketika melewati gurun di kawasan Balochistan di Iran, bus yang ditumpangi Mada dicegat kawanan pemberontak. Ia bersama beberapa penumpang lain dibawa ke suatu gubuk untuk diinterogasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di cerita ternyata ada orang Iran ya kenapa nggak saya aja. Teman saya bilang kenapa nggak karakter Sridar aja? Wah kalau India juga biasa dong," ucap Naveen dalam perbincangannya bersama detikHOT.
Awalnya sutradara Danial Rifky juga kurang yakin untuk memberikan karakter tersebut kepada Naveen. "Saya bilang, kasih waktu satu bulan," ujarnya.
Pria berdarah India-Pakistan itu mempersiapkan penampilannya dengan sungguh-sungguh. Ia dibimbing oleh acting coach selama 30 hari penuh. Pelafalan dialog berbahasa Iran, gesture, hingga ekspresi muka dipelajarinya dengan serius.
"Ketika reading bersama seluruh pemain, saya yang diminta duluan. Tapi setelah melihat, mereka semua juga kaget," kenangnya seraya tersenyum sambil melepas kaca mata
Naveen mengatakan, keinginannya berakting di depan layar bukan untuk mengejar popularitas. "Lebih ke proses kreatif saja karena proses adalah hal yang menggembirakan," lanjutnya.
Pria kelahiran 16 Desember 1971 itu tak menutup kemungkinan untuk kembali berakting lagi. Neveen tertarik untuk memerankan sosok Syekh Siti Jenar di masa mendatang. Karakter tersebut nantinya akan tampil di film tentang Wali Songo.
"Saat ini ceritanya sedang dikerjakan," ujarnya memicu rasa penasaran.
(ich/ich)











































