Lokasi-lokasi Menarik 'Haji Backpacker'

Lokasi-lokasi Menarik 'Haji Backpacker'

- detikHot
Rabu, 17 Sep 2014 11:08 WIB
Lokasi-lokasi Menarik Haji Backpacker
Jakarta - Perjalanan melewati delapan negara di luar Indonesia menjadi daya tarik film 'Haji Backpacker' produksi Falcon Pictures. Berikut ini sebagian dari lokasi syuting yang paling menarik dari segi visual dan kultur.

Kehidupan Malam di Bangkok

Keindahan Bangkok di malam hari berhasil ditangkap kamera sutradara Danial Rifky bersama Director of Photography-nya. Kehidupan Mada yang liar terjadi di sana. Lokasi-lokasi yang dipilih merekam perjalanan Mada yang memasuki babak 'gelap' dan bebas dengan visualisasi yang khas seperti kawasan hiburan malam di Soi Cowboy, festival, hingga lampu-lampu kota yang gemerlap.

Di sana, ia akan bertemu dengan Marbel, gadis pemijat cantik yang berasal dari Indonesia. Marbel diperankan oleh Laudya Cynthia Bella.

Keindahan Tibet dan Nepal


Tibet dan Nepal adalah dua dari beberapa negara yang dijadikan sebagai lokasi syuting film yang akan tayang pada bulan Oktober mendatang. Abi yang berperan sebagai Mada dikisahkan melalui dua negara tersebut dalam perjalanan spiritualnya.

Pada hari terakhir pengambilan gambar di Tibet, Danial memilih Desa Ganden La Shoo sebagai lokasinya. Desa tersebut memang memiliki pemandangan yang sangat indah. Ganden La Shoo menyuguhkan hamparan sawah nan hijau, rumah penduduk khas Tibet dengan bangunan persegi berwarna cokelat, serta dikelilingi gunung-gunung yang kokoh.

Di sana, Abi sempat mendaki satu gunung. Pemeran mada pada film 'Haji Backpacker' tersebut menjalani beberapa adegan, seperti tidur dengan sleeping bag, memasak dengan parafin, serta menikmati pemandangan desa yang menawan.

Sementara di Nepal, Mada harus menelusuri jalanan Kota Kathmandu yang sempit, panas dan berdebu dengan berjalan kaki. Suhu di ibu kota Nepal itu mencapai 34 derajat celcius. Meski berada di ketinggian 1.400 mdpl, kota yang dikenal karena banyaknya jumlah kuil itu tergolong cukup panas.

Pegunungan di Tiongkok

"Di Tiongkok ini tokoh utama diceritakan merasakan damai dan melalui masa perenungan, Lijiang mendukung banget karena punya pemandangan alam luar biasa, karena punya gunung salju, danau, persawahan dan itu adalah idiom-idiom yang tepat dipakai untuk masa perenungan," terang sutradara Danial Rifky kepada detikHOT.

Lanjut Danial, kota Lijiang dirasa tepat karena kota tersebut merupakan bagian daerah yang masih menjaga ketat tradisi. Lijiang memang merupakan kota yang memiliki unsur lengkap untuk menjual kemegahan visual.

Lijiang memiliki pegunungan, persawahan gandum dan danau yang indah. "Karena kita butuh kota tua yang masih asri, Tiongkok dengan titik yang masih sangat tradsional ya di Lijiang. Karena masih terjaga kelestariannya," lanjut sutradara lulusan IKJ tersebut.

Mekkah Kecil di India

Ajmer menjadi kota yang dipilih menjadi set film produksi Falcon Pictures tersebut di India. Di kota itu, Abimana Cs juga sempat syuting di Dargah Shareef. Dargah Shareef biasa juga disebut sebagai little Mecca atau Mekkah kecil karena memang bangunan di sana mirip dengan Mekkah.

Di tempat itu, makam dari sufi Khwaja Moinuddin Chishty juga disemayamkan. Keturunannya, Syed Salman Chishty yang kini juga tinggal di daerah sana dan menjadi imam besar.

Khwaja Moinuddin Chishty adalah orang yang berpengaruh di Ajmer. Dia berperan besar dalam penyebaran Islam di sana.

Abimana dan Dewi Sandra sempat melakukan pengambilan gambar di tempat sakral tersebut. Tempat tersebut memang menjadi tujuan utama orang-orang berziarah ataupun mencari pencerahan.

Pemakaman Soraya, Mekkah

'Haji Backpacker' juga melakukan pengambilan gambar di area pemakaman yang berlokasi di pinggiran kota Mekkah, kurang lebih 4 kilometer ke arah Masjid Ja'ronah. Areal pemakaman ini cukup luas, dan tak ada kesan angker.

Di sana, makam tidak diberi nisan dengan tulisan nama jenazah yang dikuburkan, cukup diberi tanda dengan bongkahan batu kira-kira sebesar kepala orang dewasa. Pemakaman Soraya merupakan areal dikuburkannya Jamaah Haji atau Jamaah Umrah yang meninggal dunia.

Di lokasi tersebut, Abimana Aryasatya yang berperan sebagai Mada melakukan adegannya bersama aktor senior Ray Sahetapi. Ray memerankan tokoh ayah Mada di film produksi Falcon Pictures.

Kisahnya, Mada akhirnya menemukan 'petunjuk' yang selama ini dicarinya di sana setelah ia melakukan petualangan di beberapa negara. Pemakaman Soraya adalah lokasi keenam yang digunakan kru 'Haji Backpacker'. Sebelumnya mereka sempat melakukan syuting di Masjidil Haram, Miqat Tanim, padang Arafah dan perbukitan Taif.
Halaman 2 dari 6
(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads