"Mada itu sosok yang kecewa pada keadaan, pada Tuhan," buka Abi ketika berbincang dengan detikHOT.
Dari kekecewaannya pada kehidupan, dan kegetiran cinta, Mada kemudian kabur dari masalahnya dan melakukan perjalanan yang kemudian menjadi bagian dari pencarian jati diri. Dari indonesia dia menuju Thailand, tempat Mada mencicipi kehidupan bebas dan kelamnya hingga terseret masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Thailand, Mada terus mengalami serangkaian proses kehidupan yang membawanya ke negara-negara lain. Dia menuju ke Nepal, India, Tiongkok, Vietnam, Tibet, hingga akhirnya sampai ke Mekkah.
"Pergolakan batin dari gelap ke terang. Pemandangan-pemandangan negara yang mendukung perubahan dia, apa yang dirasakan. Kita cari 'keindahan' di 'red light district (kawasan hiburan malam Thailand) yang menggambarkan keindahan sesuai kondisi dia," jelas Danial Rifki sang sutradara.
Danial menambahkan bahwa perjalanan spiritual yang dilakoni Mada sangat menguji fisik dan mental. "Tiap negara punya tantangan masing-masing. Perbedaan cuaca, kondisi sosial yang beda juga," ujarnya.
Abimana juga mengatakan bahwa dirinya mengalami serangkaian kejadian unik selama syuting di berbagai negara. "Kalau secara teknis nggak ada kendala berarti dari gue. Cuma di Nepal sempat drop karena udaranya tipis banget di sana. Kalau kejadian unik banyak, kaki diinjek kuda sampai sepatu gue robek," ujarnya seraya terkekeh.
Saat ini proses syuting 'Haji Backpacker' telah rampung. Film produksi Falcon Pictures yang juga dibintangi Laura Basuki, Dewi Sandra, Laudya Chintya Bella dan Ray Sahetapy itu akan tayang di bioskop saat momen Lebaran Haji pada Oktober mendatang.
(ich/mmu)











































