Di bawah arahan sutradara Danial Rifki, Abi melakukan beberapa adegan, mulai dari berjalan melewati pemukiman, beristirahat sambil menikmati pemandangan Lhasa dari ketinggian, hingga menyapa penduduk aslinya.
Pada proses syuting kali ini, Abi harus menaiki ratusan anak tangga demi bisa mendapatkan lokasi terbaik. Lelah yang terasa pun seakan hilang karena pemandangan yang menakjubkan setelah sekitar 30 menit mendaki.
Di atas, pemandangan pemukiman khas Tibet pun terasa begitu kental, lengkap dengan rumah warga berwarna putih dengan gang-gang sempit. Belum lagi anjing khas dataran tinggi berbulu lebat yang wara-wiri seakan menyapa kedatangan kru.
Di lokasi tersebut, Abi diarahkan untuk berbincang dengan wanita paruh baya yang merupakan warga asli Tibet. Tanpa canggung, ia menyapanya dan membantu sang ibu untuk memotong kayu bakar.
Uniknya, sesekali Abi terlihat bingung menanggapi berbagai kalimat yang dilontarkan oleh ibu tersebut. Maklum saja, warga asli Tibet memang sangat sedikit yang mampu berbahasa Inggris. Keduanya pun akhirnya sama-sama tertawa.
"Mereka (warga asli) sebenernya ramah, diajak ngobrol mau nanggepin balik, tapi ya itu masalahnya gue nggak ngerti bahasa dia dan dia nggak ngerti bahasa gue. Ya pakai bahasa tubuh aja," akunya kepada detikHOT di sela-sela syuting, Senin (23/6/2014).
Abi juga mengatakan, proses syuting di Tibet sebenarnya jauh lebih mudah daripada yang telah ia lakukan di beberapa negara sebelumnya. Namun bukan berarti pria berusia 31 tahun tersebut tidak menemukan kendala sama sekali.
"Sebenernya di sini (Tibet) lebih gampang adegannya, tapi ya susahnya kita sama sekali gak tahu kan, sama-sama belum pernah ke sini," ujarnya.
Proses syuting 'Haji Backpacker' di Tibet masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Simak terus laporan eksklusif detikHOT dari lokasi!
(dar/ich)











































