Ide pembuatan film tersebut muncul ketika Ichwan sedang berjalan-jalan ke toko buku. Ia melihat sebuah buku yang membahas tentang wanita berhijab.
"Itu memunculkan ide untuk membuat film tentang mereka. Bukan sekadar menjadikan keberadaan mereka sebagai pemanis cerita, tapi menjadikan hijabers sebagai penggerak utama cerita," tuturnya dalam keterangan pers kepada detikHOT, Rabu (12/3/2014).
"Saya berpikir, apa yang terjadi jika seorang remaja yang baru pertama kali berhijab jatuh cinta? Kira-kira bagaimana mereka menyikapinya? Saya mencoba mengolah ide ini dan akhirnya menulis cerita berjudul 'Hijabers In Love' dan merasa bahwa cerita ini potensial untuk diangkat ke film," sambungnya.
Butuh enam bulan bagi 'Hijabers in Love' menemukan 'jodohnya'. Untuk proyeknya kali ini, produser 'Cinta/Mati' itu bekerjasama dengan Firman Baso sebagai eksekutif produser.
'Hijabers in Love' melibatkan Ario Rubbik ('Satu Jam Saja') sebagai sutradara dan Oka Aurora ('Love is You', '12 Menit') sebagai penulis skenario. Saat ini proses riset dan pengembangan cerita tengah dilakukan demi mengejar target produksi pada semester pertama tahun ini.
(ich/mmu)











































