Lima Sutradara Amatir Menggila Bersama dalam 'GILA dan JIWA'

Lima Sutradara Amatir Menggila Bersama dalam 'GILA dan JIWA'

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 11 Feb 2014 11:38 WIB
Lima Sutradara Amatir Menggila Bersama dalam GILA dan JIWA
Jakarta -

Satu lagi, perfilman Indonesia diwarnai oleh cerita segar para sineas berbakat. Namun yang berbeda kali ini, ada lima sutradara amatir yang coba menggarap sebuah film.

Eits, jangan berpikir ini film omnibus seperti yang sudah-sudah, karena Ria Irawan, Julia Perez, Aming, Adi Paloh dan Afgan menggila bersama menjahit satu benang merah cerita berjudul 'GILA & JIWA'. Berbeda dari film omnibus, yang menciptakan cerita berbeda.

Semuanya bermula ketika aktris senior Ria Irawan ingin mengapresiasi 40 tahun kariernya di dunia akting dengan memberanikan diri menjadi sutradara. Dan, sebuah lagu dari grup musik Sore, yang semakin memperkokoh niatan bintang 'Berbagi Suami' itu. Loh?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya, saya terinspirasi buat bikin skenario film dari lagu 'Sssst..' Milik Sore Band. Kenapa Sore? Karena buat saya satu-satunya grup band di Indonesia yang cocok untuk visual film adalah Sore," buka Ria Irawan saat jumpa pers di Hard Rock Cafe Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014).

Selain itu, lahir dengan darah seni peran menjadi alasan di balik percaya dirinya. "Saya belajar dari skenario-terbaik terbaik di rumah saya. Karena ibu saya sendiri penulis empat skenario terbaik, di rumah juga banyak skenario-skenario film yang saya bintangi," sambungnya lagi.

'GILA & JIWA' bercerita tentang hubungan manusia yang banyak dianggap 'gila' oleh masyarakat dengan seorang anak orang kaya yang punya obsesi besar sebagai pembuat film. Merasa kesepian, anak orang kaya itu pun menyerap ocehan si 'orang gila' tersebut menjadi cerita yang inspiratif.

Hingga akhirnya terpilihlah empat nama sutradara lain yang turut membantu Ria Irawan. Tidak dalam satu genre yang sama, Afgan didaulat memegang genre musikal, Aming dipercayai di komedi, Julia Perez, aksi dan laga, serta vokalis dari Sore, Ade Paloh yang menutupnya dengan nuansa horor.

"Alasan mereka adalah karena gue mau cari orang-orang yang terlibat di film box office Indonesia. Gue ngerti cara bikin film bagus, menang festival di mana-mana, tapi gue nggak tau cara bikin film komersil. Ini pasti akan berbeda dan out of the box," tegas aktris yang berkarier sejak umur 5 tahun itu.

"Saya sendiri lebih ke komedi satir. Ada isu gender, isu identitas juga. Di sini memang para pemilihan sutradara amatir karena kami semua ingin berkarya dengan jujur. Kita banyak melibatkan nama besar, jadi buat kita ini tanggung jawab," cerita Aming singkat terhadap plot cerita yang diarahakannya.

Berbeda dengan solois pelantun 'Panah Asmara', Afgan, yang memastikan akan mematahkan pandangan pria necis yang selama ini melekat pada dirinya dengan plot cerita musikal yang gelap.

"Cerita musikal gue bukan kaya teenage, yang ceria. Tapi lebih yang dark, ada sentuhan darah-darah. Itu kenapa gue mau ikutan di 'GILA & JIWA' itu, karena banyak konsep-konsep di kepala gue yang harus dikeluarkan," jelasnya.

Mengenai pemain yang terlibat, masing-masing sutradara amatir itu belum ada yang membocorkan, termasuk lokasi pengambilan gambar serta rincian lainnya. Satu hal yang bocor dan sangat membanggakan adalah 'GILA & JIWA' tak hanya siap beredar di dalam negeri tapi juga festival film internasional.

Bersama Firebirds FIlm, Ria Irawan Cs menargetkan 'GILA & JIWA' bisa diputar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai Februari 2015

(hap/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads