"Style inspirasi dari film Guy Ritchie, 'Snatch', mood-nya (Quentin) Tarantino, sama Robret Rodriguez yang kayak 'Machete'," kata Anggy kepada detikHOT.
Anggy memang memberikan pengalaman baru bagi penonton film Indonesia lewat gayanya bertutur dalam film. Dari suguhan cerita yang memiliki twist berlapis, hingga penyampaian komedi yang segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk adegan biasa, Anggy menggunakan kamera jenis Red Epic yang bisa menghasilkan 240 frame per detik. "Ada juga Scarlet yang biasa dipakai di film-film, itu 60 frame per second," ucapnya.
Yang paling mahal dan memberikan efek terbaik adalah kamera jenis Phantom. Selain memberikan gambar yang lebih jernih, sebuah efek adegan action akan terasa lebih dramatis jika menggunakan kamera ini.
Kamera lain yang digunakan sutradara 'Mama Cake' itu adalah kamera GoPro yang ia gunakan untuk ditempel di senjata, mobil dan benda bergerak lainnya. Karena kameranya kecil, jadi lebih memudahkan untuk digunakan dalam kondisi tertentu.
"Kalau gear-nya kita pakai steady cam. Ada juga gambar CCTV," lanjut Anggy yang juga menggunakan Crazy Angle dengan gambar yang terus bergerak.
(ich/ich)










































