'Killers' Tayang 6 Februari, Produser Minta Jangan Nonton Bajakan

'Killers' Tayang 6 Februari, Produser Minta Jangan Nonton Bajakan

- detikHot
Senin, 03 Feb 2014 17:13 WIB
Killers Tayang 6 Februari, Produser Minta Jangan Nonton Bajakan
Jakarta -

Kolaborasi antara duo sutradara Indonesia The Mo Brothers dan aktor serta penulis Jepang dalam 'Killers' mulai bisa disaksikan pada 6 Februari mendatang di bioskop. Maya Barack-Evans yang merupakan salah satu produser dari Merantau Films berharap para penonton mengapresiasi dengan tidak menonton bajakan.

Kerisauan yang dirasakan Maya memang sudah menjadi borok dalam industri kreatif seperti film dan musik. Melawan pembajakan mustahil dilakukan apabila tidak ada kesadaran dari penontonnya sendiri.

"Bayangkan saja, kami mengerjakan ini prosesnya dari 2009. Ratusan orang yang terlibat hingga akhirnya keluar di bioskop. Ini pekerjaan enam tahun yang kami harap diberikan apresiasi dengan tidak menonton bajakan. Hargai kami, jangan nonton bajakan," tegas Maya saat jumpa pers usai press screening di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maya mengatakannya dengan serius. Nadanya terdengar lirih seperti permohonan yang tulus dari hati. Istri sutradara Gareth Evans itu memang memiliki pengalaman buruk saat film 'The Raid' beredar luas secara ilegal.

"Efeknya itu bisa mematikan industrinya sendiri. Di satu sisi, kami filmmakers dituntut untuk membuat film berkualitas. Tetapi ketika film sudah jadi dengan kerja keras dan waktu lama, dan yang nonton nunggu bajakan atau download, itu mematikan industri film," ucap Maya lagi.

Dukungan penonton memang paling vital dalam menggerakkan industri film. Karena semakin besar dukungan yang diberikan kepada film nasional, otomatis akan lahir film-film lain yang berkualitas dan bervariasi.

"Kalau di China, memang ada bajakan untuk film Hollywood, tapi ketika film negeri sendiri dibajak, itu hukumannya bisa penjara seumur hidup," kata sang Eksekutif Produser Daniel Mananta menambahkan.

Cerita utama dalam film 'Killers' berkisar tentang Nomura, seorang eksekutif muda Jepang yang sukses namun ternyata memiliki sisi gelap yaitu pembunuh yang menyebarkan video pembunuhannya melalui jejaring sosial. Di belahan dunia lain, Bayu (Oka Antara), seorang jurnalis ambisius yang kariernya sedang di ambang kehancuran secara tidak sengaja melihat video Nomura dan mulai menemukan sisi lain dari dirinya.

Kemudian mereka pun terhubung melalui internet dan ikatan antara mereka semakin rumit. Sejak saat itu, Nomura memutuskan untuk menemui Bayu.

"Sampai akhirnya mereka ketemu, saling menginspirasi dan akhirnya duel," ujar aktor berusia 32 tahun itu.

Sebagai film thriller, 'Killers' menampilkan beberapa adegan yang mungkin akan dinilai terlalu sadis. Menyikapi hal itu, pihak sutradara dan produser pun sudah mempunyai trik untuk mengantisipasinya dengan menyiapkan versi Indonesia dan internasional

Para bintang yang terlibat dalam film tersebut adalah Oka Antara, Luna Maya, Ray Sahetapi dan dua bintang film Jepang Kazuki Kitamura dan Rin Takanashi. Proses syuting dilakukan di Jakarta dan Jepang.

'Killers' telah tayang perdana di Sundance Film Festival yang digelar di Park City, Salt Lake City, Ogden dan Sundance, Utah pada akhir Januari lalu. Film tersebut juga telah dirilis di Jepang sejak 1 Februari kemarin.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads