Steve McQueen Nilai Hollywood Acuh pada Isu Perbudakan

Steve McQueen Nilai Hollywood Acuh pada Isu Perbudakan

- detikHot
Selasa, 07 Jan 2014 17:16 WIB
Steve McQueen Nilai Hollywood Acuh pada Isu Perbudakan
Jakarta - Sutradara Inggris Steve McQueen menilai Hollywood telah bersalah karena mengacuhkan isu perbudakan. Sutradara '12 Years A Slave' itu berharap filmnya bisa memberikan sedikit keseimbangan tema dalam industri film saat ini.

"Perang Dunia Kedua bertahan selama lima tahun dan ada ratusan film tentang Perang Dunia Kedua dan Holocaust," ucapnya kepada Sky News, Selasa (7/1/2014).

"Perbudakan berlangsung selama 400 tahun dan ada kurang dari 20 (film). Kita harus seimbangkan dan melihat masa itu dalam sejarah," kritiknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Drama sejarah '12 Years A Slave' bercerita tentang kisah nyata Solomon Northup, pria kulit hitam yang direbut kemerdekaannya dan dijadikan budak. Film ini mendominasi raihan nominasi bersama 'American Hustle' dengan tujuh nominasi di Golden Globe 2014.

'12 Years a Slave' yang sebelumnya berhasil membawa pulang penghargaan People's Choice Award di Festival Film Toronto 2013 itu mendapat nominasi di kategori Best motion picture (drama), Best Actor in a motion picture (drama) - Chiwetel Ejiofor, Best Director – Steve McQueen, Best Screenplay - John Ridley, Best supporting Actress in a motion picture - Lupita Nyong'o, Best supporting Actor in a motion picture - Michael Fassbender, dan Best Original Score – Hans Zimmer.

McQueen menampilkan sederet bintang film kelas A sebagai pemain utamanya seperti, Michael Fassbender, Benedict Cumberbatch, Brad Pitt dan Quvenzhane Wallis.

(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads