Apa Saja Acara Pendukung Menuju Malam Puncak FFI 2013?

Spotlight

Apa Saja Acara Pendukung Menuju Malam Puncak FFI 2013?

- detikHot
Kamis, 28 Nov 2013 11:57 WIB
Apa Saja Acara Pendukung Menuju Malam Puncak FFI 2013?
Jakarta - Malam penganugerahan Piala Citra yang menjadi acara puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2013 akan digelar di Semarang pada 7 Desember mendatang. Sesuai dengan tradisi, dibuat juga beberapa acara pendukung yang melibatkan insan perfilman dengan masyarakat film.

Menurut Ketua Panitia FFI 2013 Firman Bintang, timnya sudah menyiapkan sejumlah rangkaian acara yang akan dimulai pada 2 Desember mendatang di Semarang melalui pemutaran lima film bioskop unggulan yang menjadi nominasi film terbaik FFI 2013.

"Kita putar selama lima hari mulai tanggal 2 Desember di Citra Teater Semarang, juga di kawasan Simpang Lima. Kelima film ini diputar untuk masyarakat, satu hari lima film. Itu apresiasi yang kita berikan kepada masyarakat. Ada 'Habibie & Ainun', '5 Cm', 'Belenggu', 'Laura & Marsha', dan 'Sang Kyai'," ujarnya kepada detikHOT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 5 Desember, digelar pameran perfilman Indonesia dari zaman dulu sampai sekarang. Acara itu dibarengi dengan workshop dan diskusi dengan para aktor serta komunitas film di Jawa Tengah.

"Tanggal yang sama ada juga Pesta Rakyat di Simpang Lima, ada kuliner-kuliner Jawa Tengah, pernik-pernik budaya Jawa Tengah dan dikaitkan dengan ornamen-ornamen yang berhubungan dengan film. Di situ nanti bisa jadi ajang masyarakat berkumpul dan bertemu dengan beberapa artis idola mereka," jelas Firman yang juga Ketua Umum Persatuan Produser Film Indonesia.

Selain menggelar acara yang dekat dengan masyarakat, Firman juga membuat acara silaturahmi dengan para produser dan pemerintah setempat. Menurutnya, pihak-pihak yang terkait dengan industri film justru jarang bertemu karena kesibukannya masing-masing.

Apakah acara ini hanya menjadi ajang bertemu tanpa membahas isu tertentu soal perfilman nasional?

"Kita sekarang coba-coba dulu, ada pertemuan akbar insan perfilman. Masyarakat, sutradara, aktor, produser berkumpul membahas satu masalah, itu nantinya akan ke sana. Tapi kita uji coba dulu, mudah-mudahan berhasil. Ke depannya kita rancang pertemuan itu dibuat lebih berisi, mungkin ada lokakarya, seminar dan membahas permasalahan film nasional," jawabnya.

Acara pendukung malam puncak FFI 2013 masih berlangsung pada Sabtu (7/12/2013) pagi. "Jam 6 pagi ada program senam Pemkot Jawa Tengah dan Kotamadya Semarang. Nanti akan dimeriahkan juga oleh para artis, ikut senam bersama masyarakat sampai jam 9. Jam 10-12 ada pawai artis mengelilingi Simpang Lima, dan malamnya langsung acara puncak," jelas Firman lagi.

Dengan serangkaian acara pendukung itu, Firman berharap agar FFI kembali ke akarnya menjadi festival yang memang dibuat dekat dengan rakyat dan menjadi pesta masyarakat film.

Lalu bagaiamana persiapan tim panitia FFI 2013 agar kesalahan tahun lalu tak terulang?

"Kalau kasus Jogja itu kurang persiapan aja, kurang dipersiapkan dengan baik. Panitia setempat tidak koordinasi dengan panitia pusat sehingga masyarakat juga tidak tahu," ucapnya.

"Kalau saya tahu persis ya, karena tahun 80 sudah melaksanakan ini, jadi tahu persis bahwa daerah itu punya kepentingan besar untuk festival ini. Selain mendekatkan masyarakat film dengan idolanya. Harapannya cinta mereka pada insan perfilman, bisa berdampak pada cinta dengan film nasional," jelas produser film 'Kerasukan' itu.

(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads