Amir memaparkan, dana itu digunakannya untuk penataan suara. Menurutnya, elemen suara penting karena mengambil film bertema drama musikal.
"Kita tidak blow up mixing suara di luar negeri. Kita semuanya dikerjakan di Indonesia. Semua dikerjakan di Indonesia, nggak perlu dibawa ke Bangkok untuk mixing audio. Apalagi syuting kita dilaksanakan selama 15 hari juga," ujarnya saat mengadakan syukuran jelang produksi di Jalan Pondok Jaya 4, Bangka, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak bintang-bintang lama. Saya coba hidupkan kembali. Penonton kudu mengingat mereka. Saya hidupkan kembali mereka," jelasnya.
"Untuk pemain anak-anaknya semuanya baru. Casting keliling dari beberapa wilayah. Ada dari Bali, Cirebon, Palembang, Jember, dan lainnya. Ini akan jadi menarik," tambah Amir lagi.
Film 'Rumah di Atas Awan' sendiri menceritakan dua kelompok yang saling bermusuhan sampai akhirnya bersatu untuk menyelamatkan rumah bilik di atas bukit yang di dalam area rumah itu memiliki banyak kandungan emas. Dalam film itu juga akan mengangkat budaya Banten dan keindahan kotanya.
(mau/ich)











































