Alex Abbad Nangis Saat Salat Jumat di Masjid Austria

Spotlight

Alex Abbad Nangis Saat Salat Jumat di Masjid Austria

Adhie Ichsan - detikHot
Jumat, 25 Okt 2013 15:59 WIB
Alex Abbad Nangis Saat Salat Jumat di Masjid Austria
Jakarta -

Dalam salah satu adegan film '99 Cahaya di Langit Eropa,' Alex Abbad diambil gambarnya ketika sedang melaksanakan salat Jumat yang terletak di Islamic Center di Wina, Austria. Tanpa sadar, Alex menangis.

Satu hal yang dipelajari aktor kelahiran Jakarta, 18 Juni 1978 itu selama menjadi pelakon bahwa akting bukanlah kepura-puraan. Maka, ketika melakukan adegan tersebut, Alex tak bingung membagi fokus antara salat dan memperhatikan posisinya ketika diambil gambar.

"Ini saya belajar dari teman-teman, akting tuh bukan berpura-pura tapi melupakan dirimu, untuk menjadi karakter yang lain itu. Jadi ketika niat itu, saya niat sebagai Khan, dan saya nggak mikirin saya lagi. Jadi ketika imamnya bacanya sambil nangis, saya jadi kebawa ikut nangis juga," jelas Alex saat berbincang dengan detikHOT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hati Alex ikut tersentuh ketika sang imam membaca lantunan ayat suci Alquran. Di situ, ia larut dan 'lupa' bahwa dirinya juga sedang diambil gambar untuk keperluan film.

Karakter Muhammad Khan yang diperankan Alex dalam film produksi Maxima Pictures itu merupakan seorang mahasiswa S3 di WIna, Austria. Ia adalah muslim keturunan Pakistan yang sangat ketat dan terbilang keras dalam menjalankan ibadah dan mengungkapkan pandangannya.

Secara gesture, Alex mengaku belajar dari pamannya yang memiliki karakter hampir sama seperti yang ia perankan. Tapi secara ideologi, ia memiliki pandangan sendiri yang ia terapkan pada karakter Khan.

"Sebetulnya saya tuh bukan dari orang-orang yang berpikirian bahwa ada macam-macam Islam, saya bukan dari sana. Ideologi saya adalah, Islam itu satu. Caranya berbeda-beda beribadah, tapi bagi saya baik atau buruk itu kepentingan manusia, simbol itu kepentingan manusia. Sebaik-baiknya orang adalah orang yang (melakuan) salat, ada orang yang salat tapi perilakunya buruk juga. Berarti apa? Berarti salat itu bukan buat manusia. Baik buruk itu kepentingan manusia karena kita yang nilai, sementara salat itu yang nilai Yang di Atas," ucapnya filosofis.

"Tujuan saya supaya orang ngelihat tuh, boleh berpendirian dengan prinsip, tapi dengan tidak menyudutkan orang lain. Tujuan saya itu. Meskipun di film saya menyudutkan, tapi saya ingin penonton merasa bahwa itu salah," jelasnya lagi.

Sebelum bertolak ke Wina pada September lalu, Alex sudah melakukan pendalaman karakter terlebih dahulu bersama pelatih akting untuk film tersebut. Awalnya, karakter Khan ditonjolkan dengan balutan komedi (bukan slapstick) . Tetapi ketika sampai di lokasi syuting, perubahan dilakukan.

"Keinginan mas Guntur (Soeharjanto, sutradara) dibuat konflik yang serius. Akhirnya saya ambil komedinya sedikit, lalu digabungkan dengan keinginan sutradara, dan dia bisa menerima," ucap aktor yang mengawali kariernya sebagai dubber dan VJ MTV itu.

Alex Abbad menganalogikan sutradara sebagai orang yang menempatkan titik dan koma dalam kalimat. Sementara ia sebagai aktor, adalah orang yang menyampaikannya lewat nada sesuai dengan tanda baca dari sang sutradara.

Seperti apa penampilan Alex di film tersebut? Saksikan '99 Cahaya di Langit Eropa' di bioskop pada 5 Desember mendatang.



(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads