Julian Assange 'Bunuh' Film WikiLeaks Versi Hollywood

Julian Assange 'Bunuh' Film WikiLeaks Versi Hollywood

Adhie Ichsan - detikHot
Senin, 21 Okt 2013 17:56 WIB
Julian Assange Bunuh Film WikiLeaks Versi Hollywood
Jakarta -

Julian Assange terus melanjutkan perlawanannya pada propaganda Hollywood lewat film. Setelah protesnya tak ditanggapi, ia pun beraksi untuk 'membunuh' peredaran film WikiLeaks buatan Hollywood yang berjudul 'The Fifth Estate.'

Sebelumnya, Julian telah membalas surat dari Benedict Cumberbatch yang memintanya bertemu untuk mendalami karakter. Namun permintaan tersebut ditolak dengan halus oleh Julian beserta alasan yang mendasarinya.

Jurnalis Australia yang kemudian mendirikan situs WikiLeaks itu, kemudian meminta pihak studio untuk tidak mendistribusikan film tersebut. Menurutnya, sutradara Bill Condon dan seluruh tim yang terlibat tak memiliki sumber dan data yang akurat hingga dikhawatirkan bahwa film tersebut tak lebih sekadar propaganda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai lanjutan dari bentuk perlawanannya, Julian kemudian merilis film dokumenter berjudul 'Mediastan' yang bisa diunduh gratis di situs WikiLeaks. Film itu faktanya bisa meredam keinginan penonton untuk pergi ke bioskop menyaksikan 'The Fifth Estate.'

"Pekan ini, daripada membuang uang kamu pada propaganda Hollywood, mengapa tidak mengumpulkan temanmu dan menghabiskan waktu menonton Mediastan?" ucap Julian dalam pernyataannya yang dilansir The Hollywood Reporter, Senin (21/10).

Munculnya film 'Mediastan' langsung menghambat penjualan film 'Fifth Estate'. Dengan pendapatan 'hanya' 1,7 juta Pound Sterling dari 1.769 bioskop, film ini mendapat rekor pendapatan terburuk dalam tahun ini.

"Kami kecewa dengan hasilnya," ujar Chief Distribution Disney, Dave Hollis. 'Fifth Estate' juga melempem saat diputar di kota besar seperti New York, San Francisco, Washington D.C., Los Angeles and Toronto.

Menurut beberapa sumber yang terlibat dalam produksi film tersebut, warga Amerika dan orang-orang yang hidup di bagian negara konservatif, tak memiliki ketertarikan apada Julian Assange ataupun WikiLeaks.

Saat 'The Fifth Estate' melakukan debutnya, Julian Assange--yang berada di Kedutaan Ekuador di London--berkomunikasi dengan para anggota Hollywood Foreign Press Association melalui Skype dan memprediksi bahwa film tersebut tidak akan sukses karena menampilkan cerita yang kurang kuat dan tidak tepat.

Julian mengklaim bahwa film dokumenternya 'Mediastan' bisa memberikan jauh lebih baik. Diproduksi Julian Assange, film dokumenter itu membahas tentang 'Operation Cablerun' dimana ribuan kabel diplomatik AS dipajang oleh WikiLeaks dan bocor ke media The Guardian dan The New York Times.

Mediastan dikatakan memiliki tim jurnalis yang menyamar, dan berkendara ke kawasan Asia Tengah seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan dan Afghanistan.

"Ini (Mediastan) adalah jurnalisme extremis," kata Assange. "Ini adalah bagaimana seharusnya hal itu dilakukan."

(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads