Ini yang Bikin Rachmawati Somasi Film 'Soekarno'

Ini yang Bikin Rachmawati Somasi Film 'Soekarno'

Mauludi Rismoyo - detikHot
Jumat, 13 Sep 2013 19:12 WIB
Ini yang Bikin Rachmawati Somasi Film Soekarno
Perbandingan Soekarno dan Ario Bayu (@HanungBramantyo)
Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri telah melayangkan somasi pada Multivison Plus Picture (MVP) yang dipimpin Raam Punjabi pada Kamis, (12/9/2013) kemarin. Putri Bung Karno itu merasa MVP menyalahi aturan karena tetap melanjutkan produksi dan promosi film, meskipun perjanjian antara mereka sudah dibatalkan.

Rachmawati menuturkan, sebenarnya ide pembuatan film 'Soekarno' berasal dari dirinya. Awalnya ia bermaksud membuat film 'Soekarno' dengan misi edukasi tanpa terlalu memperhatikan sisi komersil.

Ketua Yayasan Bung Karno itu kemudian bertemu sutradara Hanung Bramantyo untuk membicarakan proyek film tersebut. Setelah bertemu dengan Hanung, ia kemudian diperkenalkan dengan Raam Punjabi dari Multivision Plus Picture hingga akhirnya mereka sepakat untuk bekerjasama pada 17 Oktober 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak awal untuk pemeran Soekarno, cerita, dan skenario itu saya dilibatkan. Cerita itu hak prerogatif saya," ucap Rachmawati saat ditemui di Kampus UBK di Jalan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2013).

Dalam pengembangan skenario, pihak Rachmawati membentuk tim khusus. Selama perjalanannya, ia sudah tiga kali merevisi naskah yang digarap Hanung dan MVP.

"Jangan sampai tim Hanung itu banyak penyimpangan. Dari awal ada tendensi penyesatan dalam cerita. Dan yang paling sulit pemilihan casting," tegasnya lagi.

Rachmawati juga sangat memperhatikan yang aktor yang memainkan peran utama. Ia tak setuju bila Bung Karno sebagai sosok proklamator sekaligus ayahnya itu dimainkan oleh Ario Bayu.

"Ini masuk akal. Secara kalau peran Soekarno salah, Hanung hanya men-direct, bagaimana gesture dia kan belum ketemu sama Soekarno. Hanung kan nggak tahu gesture Soekarno seperti apa," protesnya.

Karena Raam Punjabi dan Hanung tetap pada keputusannya memilih Ario Bayu, Rachmawati kemudian membatalkan kerjasamanya dengan MVP terhitung mulai tanggal 20 Juni 2013. Ia pun menyesalkan karena proyek film tersebut tetap berjalan, dan bahkan sudah promosi.

Soal surat somasi tersebut, Hanung maupun pihak MVP belum mau memberikan tanggapan. "Saya tidak mau memberikan tanggapan apa-apa, nanti dibicarakan dulu dengan MVP," ucap Hanung kepada detikHOT, Jumat (13/9/2013).

(ich/kmb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads