Bersama Maxima Pictures, penulis Hanum Rais dan Rangga Almahendra mengusung misi besar ketika memutuskan untuk membuat film '99 Cahaya di Langit Eropa.' Film ini sekaligus titik balik bagi Maxima Pictures yang perlahan berubah image.
'99 Cahaya di Langit Eropa' adalah film ke-40 semenjak Yoen K dan Ody Mulya Hidayat mendirikan rumah produksi ini pada 2004 silam. Karena keseluruhan lokasi syutingnya mengambil tempat di Eropa, mereka pun menyiapkan dana lima kali lipat lebih besar dari film produksi Maxima lain.
Menurut Yoen, saat ini penonton film Indonesia memang tengah mengalami penurunan. Apalagi tiket bioskop sudah naik menjadi sekitar Rp 35 hingga Rp 60 ribu, sehingga pasar film Indonesia semakin mengerucut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kualitas visual yang baik juga disuguhkan demi memanjakan mata penonton. Ditambah, cerita yang akan diangkat memiliki misi besar dan penting.
Isu besar yang dibawa dalam film adalah ingin menampilkan bahwa Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin. Bukan film religi yang menggurui, ataupun kisah perjalanan ke situs sejarah Islam di Eropa.
"Itu yang coba diterjemahkan dalam film ini, jadi agen muslim yang baik di negara yang mayoritas non muslim. Saya percaya diri film ini mempunyai potensi besar," ujar sang produser Yoen K ketika berbincang dengan detikHOT.
Yoen menjelaskan, contoh menjadi agen muslim yang baik seperti digambarkan dalam film, misalnya, ada beberapa kali tokoh anak muslim yang di-bully, tetapi dia bukan membalas dengan melakukan hal sama. Tetapi dia memberikan pelajaran dengan menunjukkan wajah islam yang sebenarnya. Bukan Islam yang menebar kebencian atas nama agama, seperti yang lebih sering disorot dunia Barat.
"Ini juga bukan film tentang bagaimana seorang wanita mendapat hidayah untuk berhijab, itu kan sebuah proses ya," tambah Yoen.
Film ini juga dibuat dengan semangat toleransi yang besar. Meskipun bertema religi Islam, menurut Yoen film ini melibatkan orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda.
"Yang terlibat di film ini bukan cuma teman-teman dari Muslim. Katolik, Kristen, Budha, Hindu pun ada. Ini film dari awal sudah ditegaskan bahwa film ini bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk memberikan gambaran rahmatan lil alamin," ujarnya.
Yoen juga berpesan pada para bintang dalam film ini agar berakting dengan bagus dan sepenuh hati. "Saya juga bilang kepada pemain-pemainnya, ketika Anda bermain baik di film ini, Anda sudah menjadi agen muslim yang baik karena penonton akan meniru," tambah Yoen lagi.
'99 Cahaya di Langit Eropa' menampilkan Raline Shah, Acha Septriasa, Abimana, Alex Abbad, dan Marissa Nasution. Fatin Shidqia Lubis dan Dian Pelangi juga akan memeriahkan film arahan sutradara Guntur Soeharjanto ini.
Proses syuting sudah dimulai sejak 9 September lalu di Wina, Austria. Selanjutnya, mereka akan melakukan pengambilan gambar di Cordoba, Istanbul, dan Paris.
(ich/mmu)











































