Ketika digelar di Yogyakarta pada Desember tahun lalu, FFI 2012 mendapat banyak kritikan baik dari insan film sendiri, maupun oleh Sultan Hamengkubuwono X yang menjadi tuan rumah.
Selain karena pelaksanaannya kurang maksimal, FFI 2012 juga dinilai tidak ada gaungnya. Oleh karena itu, beberapa pihak berpendapat bahwa dana Rp 16 miliar yang dihabiskan kala itu tidak sebanding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut sutradara 'Modus Anomali' itu, FFI sudah mulai kehilangan kredibilitasnya. Alasannya, selain digelar dengan persiapan yang kurang baik, penilaian pemenang dalam ajang tersebut masih terkesan subjektif tergantung selera para juri.
Sementara aktor Lukman Sardi menyoroti perubahan desain Piala Citra. Ia menyayangkan piala yang sudah turun-temurun itu diganti wajahnya dengan alasan pembaruan.
Menurut pemeran Kiai Ahmad Dahlan di film 'Sang Pencerah' itu, yang harus diubah adalah sistem dan pola pikir dalam penyelenggaraan FFI. Ia juga tak habis pikir karena wadah para artis film diketuai oleh seorang guru spiritual yang menurutnya tak memiliki asal usul jelas di dunia film.
"Piala itu sudah menjadi bagi sejarah film Indonesia. Sebagai contoh, piala Oscar sudah 80 tahun tapi desainnya tidak pernah berubah," komentar Lukman via media yang sama.
Aktor muda Reza Rahadian juga sempat menyampaikan kritik terhadap penyelenggaraan FFI 2012. Menurutnya, festival kali ini digelar dengan persiapan yang tidak terkoordinasi dengan baik.
Selain banyak masyarakat yang tak tahu informasi soal FFI tahun ini, secara teknis juga banyak kekurangan. "Mulai dari lagu Citra dinyanyikan sembarangan. Terus hiburannya ini kayak musik lagu pop biasa yang dinyanyikan, bukan lagu soundtrack film," ujarnya.
"Mending kasih ke orang film sekalian kalau panitianya memang tidak tahu film," tambahnya.
Sementara itu, Armein Firmansyah selaku Direktur Pengembangan Industri Perfilman Ditjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya Kemenparekraf berharap agar masyarakat atau pihak yang bersebrangan tidak langsung menjustifikasi begitu melihat angka Rp 16,5 miliar dalam penyelenggaraan FFI. Menurutnya, pihak panitia juga terus berbenah dari tahun ke tahun.
"Jangan salah praduga karena dana sebesar itu terbagi-bagi rinciannya untuk malam puncak penganugerahan Citra, Vidia, pengumuman nominasi sampai keseluruhan pengeluaran biaya akomodasinya," ujar Armein pada Selasa (16/7/2013) lalu.
(ich/mmu)











































