Syuting Film 'Soekarno: Indonesia Merdeka' Hampir Rampung

Syuting Film 'Soekarno: Indonesia Merdeka' Hampir Rampung

- detikHot
Selasa, 02 Jul 2013 14:06 WIB
Syuting Film Soekarno: Indonesia Merdeka Hampir Rampung
Jakarta - Setelah melakukan syuting di Yogyakarta dan Ambarawa selama dua bulan, proses syuting film 'Soekarno: Indonesia Merdeka' garapan Hanung Bramantyo hampir rampung. Menurut sang aktor utama, Ario Bayu, syuting tinggal dua hari lagi.

"Sisanya itu ambil tempat di Bogor," ucap Ario kepada detikHOT.

Ario tak mau bicara terlalu banyak tentang adegan yang akan ia lakukan di Bogor karena berhubungan dengan plot. Sementara ketika syuting di Ambarawa, ia diambil adegan ketika Soekarno dipenjara. Aktivitas Soekarno di Partai Nasional Indonesia (PNI) memang membuat Soekarno ditangkap Belanda pada Desember 1929, dan dimasukkan ke Penjara Banceuy, Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika membawakan karakter Presiden pertama Indonesia itu, Ario Bayu mencoba mengeluarkan sisi lain dari Soekarno. Selain dikenal sebagai sosok heroik, ia juga ingin menampilkan sisi humanis, heroik dan flamboyan dari Soekarno.

Menurut Ario, ketika Soekarno berpidato, ratusan orang yang menontonnya bisa bergetar. Pilihan kata dalam pidato yang membangkitkan semangat serta menyentuh kalbu rakyat, bisa menggiring pada aksi heroik yang dianggap menyusahkan Belanda.

Aktor berusia 28 tahun itu pun berusaha membawa spirit Soekarno yang menurutnya ada di dalam diri masing-masing masyarakat Indonesia, bebas dari segala bentuk penjajahan. "Dia ingin menciptakan sebuah revolusi, dia memilih untuk jadi agen perubahan," tambahnya.

Ario sendiri memerankan Soekarno dari umur 20-an saat pertama kali pidato, hingga berhasil merebut kemerdekaan. Soal pidato, aktor berdarah Jawa Tengah lama menetap di New Zeland itu mengaku banyak terbantu ketika ikut teater Inggris sebelum terjun di dunia film. Dari situ, kemampuannya untuk berbicara di depan orang banyak semakin terasah.

'Soekarno: Indonesia Merdeka!' juga menampilkan Lukman Sardi sebagai Bung Hatta, sementara tokoh pemimpin tentara Jepang yang diperankan Ferry Salim. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada Desember mendatang atau Januari 2014.

(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads