'9 Summers 10 Autumns': Bukan Menjual Kesedihan

Spotlight

'9 Summers 10 Autumns': Bukan Menjual Kesedihan

- detikHot
Selasa, 23 Apr 2013 11:17 WIB
9 Summers 10 Autumns: Bukan Menjual Kesedihan
Jakarta - Iwan Setyawan adalah anak sopir angkot di kota Batu, Jawa Timur yang hidup dengan keterbatasan ekonomi. Berkat kegigihannya, ia mampu menembus batas mimpi dan sukses menjadi direktur di sebuah perusahaan ternama di New York, Amerika Serikat.

Plot tersebut merupakan cerita film '9 Summers 10 Autumns' yang akan tayang di bioskop pada 25 April mendatang. Film arahan sutradara Ifa Isfansyah itu diadaptasi dari kisah hidup Iwan Setyawan yang dibukukan.

Di balik sukses Iwan, ada kekuatan besar yang selalu menguatkan, yaitu kebersamaan dan kasih sayang keluarganya. Pentingnya arti kebersamaan dan keberanian untuk menembus batas ketakutan, itulah yang akan diangkat Angka Fortuna Sinema dan Artura Insanindo untuk mendokumentasikan kisah tersebut menjadi sebuah film layar lebar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun film ini memiliki perjuangan hidup dan kerja keras di tengah kesusahan, namun produser Edwin Nazir tak ingin menjual kisah sedih. Justru, ia berharap sebaliknya.

"Dari awal kami mengambil sikap film ini bukan menjual kesedihan dan drama, tapi mencoba memberi kisah yang menginspirasi," ujar Edwin kepada detikHOT.

Sosok Iwan Setyawan dewasa diperankan oleh Ihsan Tarore, pemenang Indonesian Idol 2006. Pengalaman dunia seni peran bukan hal baru baginya. Ia telah membintangi beberapa sinetron dan film layar lebar, seperti 'Mengaku Rasul' (2008) dan 'Sang Pencerah' (2010).

Selain itu, film tersebut juga dimeriahkan bintang pendatang baru, Shafil Hamdi Nawara sebagai Iwan kecil yang merupakan bakat asli dari kota Batu, Malang. Didukung pula oleh penyanyi Dira Sugandi, Putri Indonesia 2006 Agni Pratistha, dan Hayria Faturrahman.

Selain itu aktris kawakan Dewi Irawan berperan sebagai tokoh ibu dan Alex Komang sebagai bapak. Alex tampil sangat baik memerankan tokoh bapak yang keras dan merindukan anak laki-laki yang pemberani.

Proses pengambilan gambar '9 Summers 10 Autumns' dimulai pada 5 September 2012 hingga Oktober 2012 di Batu, Malang, Bogor, Jakarta, dan New York. Ihsan Tarore mengatakan, saat di New York ia dan kru yang berangkat sempat mengalami kendala transportasi akibat badai Sandy.

"Jadi menuju beberapa lokasi harus jalan kaki. Itu bener-bener perjuangan kita untuk membuat gambar bagus dan menarik," ucapnya.



(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads