Film dokumenter karya Joshua Oppenheimer itu menang di ktegori Panorama Audience Award seksi film dokumenter. Film itu sendiri telah diputar terbatas di sejumlah kawasan di Indoensia.
"Ketika agama digunakan sebagai sebuah justifikasi untuk melakukan kejahatan melawan kemanusiaan, dengan sendirinya agama kehilangan pondasi moralnya. Kami berterima kasih kepada yang memilih film ini. Indonesia juga berterima kasih," kata Joshua dalam pidatonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam film itu, salah satu eksekutornya adalah Anwar Congo. Anwar menyatakan memang dia ikut dalam pembantaian itu, tetapi karena kala itu situasinya juga bahaya. Alasannya, saat itu kalau tidak membunuh (PKI), ya terbunuh.
(ich/ich)











































