Trik Produser Menyedot Penonton Film Nasional

Trik Produser Menyedot Penonton Film Nasional

- detikHot
Minggu, 25 Nov 2012 11:40 WIB
Trik Produser Menyedot Penonton Film Nasional
Jakarta - Jumlah penonton film nasional yang tidak stabil dan cenderung menurun, membuat para produser film berpikir keras agar bisa terus bertahan di industri. Bagaimana produser Starvision Plus Chand Parwez menyikapi kondisi tersebut?

Persaingan yang tinggi di tengah minat penonton yang lesu, menjadi tantangan berat bagi para produsen film. Ada produser yang kemudian mengakalinya dengan membuat film-film dengan biaya produksi rendah, dengan keuntungan pasti. Namun kualitasnya kurang diperhatikan.

Tetapi Chand Parwez sangat menghindari hal tersebut. Produser film 'Get Married' Β itu mengubah strateginya dengan mencari penonton baru. Bagaimana caranya?

"Saya saat ini banyak membuat film adaptasi novel best seller dengan harapan, menggaet penonton baru yang merupakan pembaca novel itu," ujarnya dalam diskusi 'Seni Rupa dalam Film Era Digital' yang digelar PWI Jaya Seksi Film dan Budaya di Hotel Puncak Raya, Bogor, Sabtu (24/11/2012).

Cara tersebut dirasakan Parwez cukup membantu mendongkrak jumlah penonton filmnya di tengah kondisi industri film nasional yang tak stabil.

Kejayaan film-film produksi Starvision yang bisa ia jadikan tolok ukur, adalah perbandingan jumlah penonton. Pada 2005 lalu, film 'Virgin' produksinya mendapat 1,1 juta penonton, 'Heart' yang diproduksi satu tahun kemudian, membukukan 1,28 juta penonton, diikuti 'Get Married' yang mencapai 1,4 juta penonton.

Menurut Parwez, saat itu filmnya bisa meraih prestasi tersebut karena kesempatan tayang yang cukup panjang. Apalagi, jarang film nasional yang dirilis berdekatan.

"Sekarang untuk sampai sejuta penonton sangat sulit," keluhnya.

"Kenapa 'Laskar Pelangi' bisa 4 juta Β penonton? Itu diadaptasi dari novel, jadi ada penonton baru juga," tandasnya.


(ich/ast)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads